Page 218 - E-Book Pengelolaan Pendidikan dan Kepemimpinan
P. 218
(d) Konflik peran, terjadi karena seseorang memiliki lebih dari satu peran
yang saling bertentangan.
6) Konflik antar organisasi dengan organisasi
Konflik antar organisasi ini bisa terjadi karena mereka memiliki saling
ketergantungan satu sama lain terhadap pemasok, pelanggan, maupun
distributor.
D
DAMPAK KONFLIK TERHADAP PRILAKU KELOMPOK
Konflik dalam organisasi menimbulkan beberapa hal, baik segi positif
(konflik bersifat konstruktif) maupun negatif (konflik bersifat destruktif).
Dengan adanya konflik, dapat mengakibatkan muncul pertengkaran atau
permusuhan, ada yang mundur dai perusahaan, atau justru dapat meningkatkan
motivasi dan prestasi.
Konflik fungsional berkaitan dengan pertentangan antar kelompok yang
terjadi bermanfaat bagi peningkatan efektifitas dan prestasi organisasi. Dalam
hal ini, konflik tidak hanya membantu, tetapi juga merupakan suatu kondisi yang
diperlukan untuk menumbuhkan adanya kreativitas. Konflik fungsional dapat
mengarah pada penemuan cara yang lebih efektif untuk menyesuaikan diri
dengan tuntutan perubahan lingkungan, sehingga organisasi dapat hidup dan
berkembang.
Konflik disfungsional berkaitan dengan petentangan antar kelompok yang
merusak atau menghalangi pencapaian tujuan organisasi atau kelompok.
Sebagian organisasi dapat menangani dan mengelola konflik yang terjadi
sehingga memiliki dampak fungsional, sedan- gkan sebagian yang lain
mengalami konflik pada tingkat yang leb- ih besar dari yang diinginkan (yang
fungsional), dan prestasi akan membaik jika konflik yang terjadi dapat
dikurangi, sebaliknya jika konflik yang terjadi begitu parah, maka prestasi
organisasi mulai merosot.
Artinya, dalam kajian manajemen, diketahui bahwa ada hubun gan antara
konflik dan prestasi. Jika dalam suatu orgaisasi sama sekali tidak ada konflik,
maka prestasi cenderung sangat rendah. Se- baliknya, jika konflik terlalu
runcing, maka prestasi cenderung sangat rendah. Dengan kata lain, konflik ini
mengandung unsur fositif dan unsur negatif. Tetapi, selain dapat menimbulkan
perasaan perasaan kurang senang, tertekan, dan sebagainya, konflik juga
mengandung manfaat tertentu sebagi mana yang disebutkan oleh Hamner dan
Or- gan dalam Indrawijaya sebagai berikut:
212

