Page 140 - BUKU MATEMATIKA DASAR 1_Neat
P. 140
2
∫ = ∫
2
( +2)√ +1 ( −1+2)
= 2 ∫
2
+1
−1
= 2 +
= 2 √ + 1 +
−1
6.2 INTEGRAL PARSIAL
Pada bagian ini, akan dikembangkan sebuah teknik integral yang dapat
membantu menentukan integral suatu fungsi yang tidak jelas rumus dasar (jenis)
pengintegralannya. Metode integrasi parsial ini merupakan metode yang
bergabtung pada kaidah hasil kali dua fungsi yang differensial. Perhatikan hal
beriku ini. Jika f dan g dua fungsi yang differensial (dapat diturunkan), maka
berlaku aturan turunan hasil kali f dan g yaitu [ ( ). ( )] = ( ). ′( ) +
( ) ′( ). jika diintegralkan ruas kiri dan kanan maka diperoleh
∫ [ ( ). ( )] = ∫ ( ). ′( ) + ∫ ( ) ′( ) atau
′
( ). ( ) + = ∫ ( ). ′( ) + ∫ ( ) ( )
∫ ( ). ( ) = ( ). ( ) − ∫ ( ) ( ) + ………………………….(1)
′
′
Karena integrasi pada ruas kanan akan menghasilkan C maka persamaan (1) dapat
ditulis
′
′
∫ ( ). ( ) = ( ). ( ) − ∫ ( ) ( ) …………………………..(2)
Formula pada persamaan (2) yang disebut integral sebagian (integral parsial).
Misalkan = ( ) dan = ( ). Maka persamaan (2) di atas dapat ditulis sebagai
berikut
∫ = − ∫ ………(3)
Untuk lebih memahami integral parsial, silahkan nonton dan pahami video di
bawah ini.
133

