Page 107 - MODUL GP MATEMATIKA SMA - E
P. 107

Modul Pelatihan Matematika SMA



                        4) Prinsip

                           Prinsip merupakan objek langsung pembelajaran yang paling kompleks.Prinsip
                           adalah  serangkaian  konsep  bersama  dengan  relasi  antara  konsep-konsepnya.

                           Prinsip dapat dipelajari melalui proses saintifik inkuiri, penemuan (terbiming),
                           diskusi kelompok, menggunakan strategi pemecahan masalah dan demonstrasi.

                           Karena prinsip merupakan rangkaian konsep, maka menganalisis materi terkait
                           prinsip  perlu  mencermati  dan  mencari semua  konsep  yang  digunakan  untuk
                           membangun  prinsip  itu. Ini  perlu  pencermatan  karena  dalam  pembelajaran

                           prinsip  itu  kompetensi  penguasaan  konsep  terkait  sangat  diperlukan  agar
                           kompetensinya tidak rapuh dalam arti bersifat hanya hafalan tak bermakna, rote


                           learning, bukan relational understanding.


                           Mencermati prinsip tidak hanya akan menemukan konsep yang membangunnya,

                           melainkan  juga  menemukan  fakta  dan skill yang  dalam  pembelajarannya
                           mewarnai  pengembangan  prinsip  itu.    Bahkan  kadang  terjadi  ketidakjelasan

                           dalam membedakan konsep dan prinsip, mungkin juga antara prinsip dan fakta.
                           Misalnya dalam tuntutan kompetensi terkait penggunaan Teorema Pythagoras.
                           Peserta  didik  dapat  saja  hafal  rumus c 2  = a 2  + b ,  tetapi  tidakdapat
                                                                                   2
                           menggunakannya    dengan  benar.  Bahkan  mungkin  digunakannya  rumus  itu
                           untuk segitiga tumpul. Dia hanya hafal tentang fakta saja. Dalam persamaan dan

                           fungsi  kuadrat,  peserta  didik  hafal  sekali  rumus  rumus x1,2=    tetapi


                                                                2
                           ketika disajikan persamaan 3x + 15 x = 0,  substitusi  ke rumusnya dilakukan
                           dengan menganti a dengan 3, b diganti 15 dan c diganti dengan  1. Sekali lagi ini

                           menunjukkan  bahwa  peserta  didik  hanya  tahu  fakta,  atau  memandang  fakta
                           sebagai  prinsip,  sehingga  belajar  prinsip  seperti  halnya  belajar  fakta:  dengan
                           drill.



                           Menganalisis suatu topik dalam pembelajaran yang menghasilkan pemahaman

                           tentang unsur-unsur objek belajar pada gilirannya akan membelajarkan siswa
                           sesuai dengan yang seharusnya. Di sinilah salah satu pentingnya analisis materi
                           pembelajaran: Mengalihkan topik ke kegiatan-kegiatan pembelajaran (“turning

                           topic into activities”) untuk menguasi kompetensi yang diharapkan.


                                                                                                            21
   102   103   104   105   106   107   108   109   110   111   112