Page 108 - MODUL GP MATEMATIKA SMA - E
P. 108
Kegiatan Pembelajaran 2
2. Objek Belajar dan Peta Konsep
Misalkan saja seorang guru akan mengajarkan tentang persamaan kuadrat dan
karakteristiknya berdasarkan akar-akarnya serta cara penyelesaiannya. Jika
berbicara tentang topik, maka topikya adalah Persamaan Kuadrat. Bentuk
2
Umumnya adalah ax + bx + c = 0 Sebagai bentuk penyajian, ax + bx + c = 0
2
adalah fakta kesepakatan untuk bentuk umum persamaan kuadrat. Persamaanax 2
+ bx + c = 0 sendiri (dengan catatan a 0) adalah konsep. Terkait persamaan
kuadrat sebagai topik, maka konsep-konsep yang termuat langsung terlihat
antara lain: variabel (x), konstanta (a, b, c, 0), koefisien (a sebagai koefisien
variabel berderajat dua, b sebagai koefisien variabel berderajat 1), relasi (“=”).
Pada materi tersebut komponen terkait adalah akar-akar (dan karakteristik
berdasar akar-akarnya) dan cara penyelesaiannya. Di sini konsep yang termuat
adalah akar (maksudnya akar persamaan), dan penyelesaian (konsep, prosedur
memperolehnya dan prinsip yang terkait yang dilambangkan dengan rumus
penyelesaiannya).
Untuk akar-akar persamaan kuadrat konsep yang harus dikuasai adalah konsep
akar (apa yang dimaksud dengan akar), dengan variasi dan jenis akarnya.
Pertanyaan untuk analisis yang dapat muncul tentang akarnya misalnya: (1)
apakah merupakan bilangan real? Jika ya banyaknya berapa? Akar real itu
merupakan bilangan rasional atau irasional. (2) Bagaimana terjadinya macam-
macam akar itu. Hal ini memunculkan prinsip-prinsip tertentu yang terkait
dengan konsep diskriminan persamaan kuadrat.
Salah satu peta konsep yang dapat disusun adalah sebagai berikut
22

