Page 45 - PETUALANGAN JINGGA DAN DIGI
P. 45

memperhatikan Digi yang sedang sibuk mengeluarkan sesuatu dari
            dalam keresek hitam yang ia bawa.
                 “Jingga, ini buat kamu semangat ya.”
                 “Terima  kasih  Digi,  tapi  aku  masih  mewarnai  takut  es-nya
            menetes  ke  kertas,  jadi  aku  makan  nanti  yaa,”  ucap  Jingga  yang
            sedang fokus.
                 Digi tak menghiraukan ucapan Jingga, ia membuka  ice cream-
            nya di hadapan Jingga dan mulai memakannya. Jingga berulang kali
            mengucapkan  hati-hati  pada  Digi,  tapi  Digi  masih  terlalu  fokus
            dengan  Ice  cream  yang  ia  makan.  Hingga  kejadian  yang  Jingga
            takutkan pun terjadi... lelehan Ice cream yang Digi makan jatuh ke
            kertas yang sedang Jingga warnai. Sontak Jingga kaget dan sedikit
            menaikkan nada bicaranya pada Digi.
                 “DIGIII KAN AKU UDAH BILANG HATI HATI MAKANNYA. TAPI
            KAMU GAK DENGERIN.. JADI KAN ICENYA JATOH KE KERTAS
            AKUUU,”  Jingga  mengungkapkan  kekecewaannya  pada  Digi,
            padahal kertas yang Jingga warnai sudah hampir selesai.

                 “Tapi  Jingga  aku  gak  sengaja,  kan  kamu  bisa  perbaiki  ini…
            jangan marah marah duluu,” ucap Digi seraya menenangkan.

                 Jingga  hampir  putus  asa  dan  menangis,  tapi  Jingga  dengan
            seribu  akalnya  bisa  membuat  kertas  tersebut  kembali  indah.
            Sedangkan  Digi  yang  merasa  bersalah  pun  pergi  ke  luar  ruangan
            dan meninggalkan Jingga.
                 “Alhamdulillah,  akhirnya  selesai  jugaa.  Aku  harus  segera
            miinta maaf ke Digi, pasti Digi sedih,” ucapnya pada diri sendiri.
                 Dengan berani dan percaya diri, Jingga bertanya pada panitia
            setempat.
                 “Pak, maaf saya sudah selesai, boleh keluar gak?”

                 “Ohiyaa  silakkan  Dek..  nanti  jam  11  siang  penguman
            kejuaraannya jadi jangan dulu pulang yaa.”
   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50