Page 171 - ORASI ILMIAH PROF. DR. POPPY ANDI LOLO SH. MH.
P. 171

170







                        struktur sosial dalam masyarakat. Struktur sosial adalah jaringan unsur-unsur


                        sosial  yang  pokok  dalam  masyarakat  yang  terdiri  dari  kelompok  sosial,

                        kebudayaan,  lembaga  sosial,  stratifkasi  sosial  dan  kekuasaan  dan


                        wewenang   146 . Apabila dirinci lebih dekat dengan penelitian ini struktur sosial

                        yang  relevan  adalah  apa  yang  dikemukakan  oleh  William  Evan  yang


                        mengutip pandangan Talcott Parson tentang empat komponen struktur sosial

                        yang dekat dengan hukum, yaitu, nilai-nilai (values), norma-norma (norms),


                        peran-peran  (roles),  dan  kolektivitas-kolektivitas  (collectivites) 147 .  Asumsi

                        pokok  dari  teori  tersebut  adalah  bahwa  dalam  masyarakat  hukum  menjadi


                        pengendali  aktivitas  sosial  yang  terbentuk  dalam  suatu  sistem  yang  saling

                        berkaitan  satu  sama  lain.  Karena  itu,  semua  tatanan  struktur  sosial  yang

                        terbentuk merupakan jalinan atau rangkaian yang tidak terpisah satu sama


                        lain dalam menegakkan kehidupan sosial masyarakat yang teratur dan tertib.

                        Dalam kaitannya dengan kejahatan perdagangan orang sebagai bagian dari


                        aktivitas-aktivitas  kolektivitas  warga  masyarakat  yang  terintegrasi  dalam

                        kehidupan  masyarakat,  maka  kolektivitas  warga  masyarakat  yang


                        berpedoman  pada  struktur  sosial  masyarakat  Bugis-Makassar  mengalami

                        guncangan  atau  gangguan.  Dinyatakan  demikian  karena  komponen-


                        komponen  struktur  sosial  masyarakat  Bugis-Makassar  yang  sudah  mapan,

                        seperti, nilai dan norma yang dibangun dari prinsip ada tongeng, getteng dan


                        ade yang merupakan patokan berperilaku yang diguncang oleh perilaku yang

                        menyimpang  dari  prinsip-prinsip  tersebut  sehingga  mengancam  ketertiban

                               146   Pandangan  Soerjono  Soekanto,  dalam  buku  Achmad  Ali,  Sosiologi  Hukum:
                        Suatu Kajian Empiris Terhadap Pengadilan, STIH “ IBLAM”, Cet. I, 2004, h. 92.
                               147  Ibid, h. 93.
   166   167   168   169   170   171   172   173   174   175   176