Page 172 - ORASI ILMIAH PROF. DR. POPPY ANDI LOLO SH. MH.
P. 172
171
dalam masyarakat. Untuk mengetahui sejauh mana tanggapan responden
tentang peningkatan kejahatan perdagangan orang tampak dalam Tabel 11
berikut :
Tabel 11. Tanggapan Responden Tentang Peningkatan Perdagangan
Orang dan Potensi Hancurnya Struktur Sosial
n = 40
Responsi Responden Jumlah
No. Kategor Jawaban Lembaga
Polisi Pengacara LSM F %
Pemasyarakat
Sangat
1. 7 3 3 7 20 50
Berpotensi
2. Berpotensi 2 2 2 2 8 20
Kurang
3. 1 1 2 2 6 15
berpotensi
4. Tidak berpotensi 1 1 1 1 4 10
Sangat tidak
5. 0 1 1 0 2 5
berpotensi
Jumlah 11 8 9 12 40 100
(Sumber : Diolah dari data primer, 2011).
Berdasarkan data tabel 11 tersebut dari 40 responden diperoleh data
dan informasi bahwa umumnya responden menyatakan bahwa telah terjadi
peningkatan kejahatan perdagangan orang menyatakan bahwa potensi
terganggu atau rusaknya tatanan struktur sosial dalam masyarakat akibat
kejahatan perdagangan orang mencapai 20 orang (50 %). Dari data tersebut
diperoleh frekuensi absolut relatif rendah sebanyak 2 orang atau 5 % atau
sebanyak 40 responden yang menyatakan tidak sangat tidak mengganggu
atau menghancurkan tatanan struktur sosial masyarakat. Kuatnya frekuensi
responden terhadap kejahatan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)
dengan potensi rusaknya struktur sosial tersebut dengan telah menunjukkan

