Page 472 - THAGA 2024
P. 472
terjadi. Pelajaran dari kisah-kisah masa lalu dapat menjadi
rujukan. Baik dari pengalaman pribadi atau pengalaman orang
lain. Dan dalam perkara ini sudah diperingatkan berkali-kali.
Mengapa kamu tidak melakukan tadabbur (merenung secara
mendalam)? Mengapa kamu tidak mengambil pelajaran dari
kaum terdahulu? Mengapa kamu tidak memikirkan hari depan
akan seperti apa?
Ada 3 periode masa yang kita ketahui: masa lalu, masa
kini, dan masa depan. Orang yang menguasai ilmu cakra
manggilingan bisa mengatur rencana hidup masa kini berbekal
dari pengalaman masa lalu dan nanti akan terus dikembangkan
guna menghadapi tantangan dan perubahan di masa depan.
Pemetaan ini membantunya menjalani kehidupan dengan efektif
dan efisien. Ia tidak mudah patah arang apabila rencana yang
telah disusun tiba-tiba berubah atau bahkan tidak terlaksana.
Ia meyakini bahwa semuanya berada dalam ketentuan Tuhan.
Kalau meminjam terminologi dalam ilmu kalam, kita
bukannya orang yang berpaham Jabbariyah — paham
yang berpasrah terhadap segala sesuatu yang menyangkut
kehidupan kita, tapi kita juga bukan orang yang berpaham
Qadariyah — yaitu paham yang meyakini bahwa segala sesuatu
dalam kehidupan tergantung usaha kita untuk merubahnya.
Barangkali yang lebih pas dan sesuai adalah kita ini berpaham
Asy’ariah, kita tidak dianjurkan untuk berpangku tangan dalam
menyikapi nasib kita di dunia ini.
Kita diwajibkan untuk berusaha. Namun yang perlu
diperhatikan — kita memang bisa berusaha tapi yakinlah usaha
kita itu bukan penyebab rencana atau tujuan kita terlaksana —
yang mewujudkan semua semata-mata adalah Tuhan.
Juga diterangkan bahwa Tuhan tidak akan mengubah nasib
suatu kaum sebelum kaum itu sendiri yang mengubahnya. Tugas
464 THAGA
GALGARA