Page 9 - EBOOK_Renasans Jogja
P. 9
dinamika perekonomian sepanjang sumber-sumber ikan di titik-titik warga miskin yang masih tersisa di
Samudera Hindia. permukaan dan kedalaman tertentu wilayah DIY. Alhasil, dari tahun ke
di antara bentangan samudera tahun diharapkan semakin berkurang
Fenomena kedua yang berskala luas. Sehingga, nelayan melakukan hingga tiada lagi warga miskin di DIY.
internasional, yaitu Kra Kanal atau pekerjaan lebih profesional dan
Thai-Canal Project. Proyek Terusan efektif. Akses ekonomi, kesehatan, dan
di jalur perairan semenanjung pendidikan perlu diperhatikan dan
Thailand-Malaysia sudah dimulai Sebaliknya, di kawasan Yogyakarta dikawal. Dalam hal akses kesehatan
tahun ini. Proyek tersebut bertujuan Selatan terdapat fenomena kemiskinan masih banyak terjadi penolakan BPJS
memperpendek jarak pelayaran yang menjadi perhatian pemerintah Kesehatan di rumah sakit tertentu.
dari perairan Teluk Thailand ke pusat. Gubernur mencatat jumlah Keistimewaan Yogyakarta seyogyanya
Laut Andaman. Dampaknya bagi penduduk miskin di DIY pada Maret juga diimplementasikan di bidang
Indonesia, meningkatnya intensitas 2017 sekitar 488 ribu jiwa atau sekitar kesehatan sehingga tidak ada lagi
pelayaran mencakup Laut Sulawesi, 13,02 persen. Angka dan prosentase rumah sakit di wilayah DIY yang
Selat Makassar, Laut Flores, dan Selat tersebut sudah turun dibandingkan sewenang-wenang menolak BPJS
Lombok. Begitu pun akan membawa angka kemiskinan di DIY pada 2014- Kesehatan. Juga, di bidang pendidikan,
dampak pada kawasan Pulau Jawa 2015 yang tercatat di BPS DIY, yaitu jangan sampai terjadi pungutan liar
bagian selatan, dalam hal penyediaan 532 ribu atau sekitar 14,55 persen, dengan dalih apa pun, baik di sekolah
jasa pelabuhan, energi, perikanan, dan juga jika dibandingkan lagi dengan negeri maupun swasta. Dalam bidang
pariwisata. lima tahun sebelumnya, yakni pada ekonomi pun jangan ada diskriminasi
akhir 2012 mencapai 562,11 ribu dalam mengakses permodalan ataupun
Kemiskinan di Yogyakarta jiwa atau 15,88 % dari total jumlah praktik monopoli distribusi produk. 9
Dari yang terungkap dalam visi dan penduduk DIY. Namun, prosentase
misi tersebut terlihat keinginan kita 13,02 persen – seperti dicatat Identitas Yogyakarta
untuk mampu mengelola bidang Gubernur DIY – masih cukup tinggi Renaisans berarti pula kembali kepada
kelautan. Keinginan tersebut harus bila dibandingkan dengan persentase identitas sosio-kultural Yogyakarta.
diimbangi dengan upaya kongkret penduduk miskin nasional yang hanya Eksplorasi secara sosio-kultural kiranya
membekali kehidupan nelayan di 10,96 persen (BPS DIY 2017). dapat dilakukan dengan kembali
pesisir selatan serta mempersiapkan kepada perintis dan pendiri Kasultanan
infrastuktur. Boleh jadi, modal Bagaimanapun keberhasilan Yogyakarta, yakni dari Sultan HB I,
mereka tidak hanya perahu kecil menurunkan angka kemiskinan di DIY baik dalam hal pemikiran, kebijakan,
yang mudah limbung diombang- dalam rentang lima tahun terakhir maupun karya. Salah satu media yang
ambingkan ombak, melainkan (2012 – 2017) sekitar 2,86 persen efektif mempresentasikan ketiga hal
juga kapal menengah yang mampu perlu diapresiasi. Selain itu, yang lebih tersebut, antara lain melalui pariwisata.
menundukkan ombak-ombak penting, melalui evaluasi maka dapat Misalnya, mempertunjukkan salah satu
besar. Akibat ketiadaan modal yang diketahui bagaimana keberhasilan karya bedaya khas unik dan otentik
memadai, penghasilan nelayan pun penurunan angka kemiskinan tersebut hasil kreasi para raja dari Keraton
tidak menentu. Lebih-lebih, cuaca tercapai. Apakah dengan sekadar Yogya kepada tamu-tamu VVIP dan
kerap tidak bersahabat dengan pemberian bantuan material ataukah VIP. Visualisasi melalui tanda mata,
mereka. Ombak sering besar dan dengan cara pembekalan keterampilan misalnya replika dari tatah sungging
tinggi. Akibatnya, melaut pun tidak atau pemberian pelatihan sehingga wayang Arjuna yang merepresentasikan
dapat mereka lakukan secara teratur. warga miskin mampu hidup mandiri hasil kreasi Sultan HB I – sekaligus
Tidak hanya soal kapal, nelayan juga dan produktif. Kelak, metode serupa merepresentasikan tatah sungging gaya
membutuhkan teknologi pendeteksi dapat diterapakan untuk penanganan Yogyakarta – yang diciptakan semasa
Edisi 4/2017 | matajendela

