Page 315 - EBOOK_Persiapan Generasi Muda Pertanian Pedesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia
P. 315

SEMINAR NASIONAL 2017
               Malang 10 April 2017

               data Dinas Perdagangan Provinsi Jawa Timur, harga bawang merah Jawa Timur di tingkat
               produsen pada tahun 2011 pernah mengalami harga rata – rata bulanan tertinggi sebesar Rp
               17.667,00 dan harga rata - rata bulanan terendah sebesar Rp 5.917,00. Di samping itu harga
               bawang merah Jawa Timur di tingkat konsumen tahun 2011 juga pernah mengalami harga
               rata  –  rata  bulanan  tertinggi  sebesar  Rp  20.330,00  dan  harga  rata  –  rata  bulanan  terendah
               sebesar  Rp  7.841,00.  Harga  tertinggi  dan  terendah  tersebut  menunjukkan  bahwa  harga
               bawang merah mengalami fluktuasi harga yang cukup signifikan.
                      Harga yang berfluktuasi tinggi dan unpredictable tentunya berkaitan erat dengan pasar
               produsen  dan  konsumen  karena  harga  terbentuk  dari  demand  dan  supply.  Harga  yang
               unpredictable juga diduga memberi peluang kepada pedagang untuk memanipulasi informasi
               harga di tingkat petani sehingga kemungkinan harga belum ditransmisikan secara sempurna
               dari pasar konsumen kepada petani. Maka dari itu penelitian transmisi harga bawang merah di
               Jawa Timur sangat menarik untuk dilakukan. Hal ini didukung oleh kondisi harga bawang
               merah yang semakin berfluktuasi cukup tinggi baik di tingkat konsumen maupun produsen
               Jawa  Timur.  Kondisi  tersebut  yang  menyebabkan  bawang  merah  menjadi  salah  satu
               komoditas yang menjadi sorotan publik.


               2.  Tinjauan Pustaka
                      Transmisi harga merupakan studi untuk menganalisis bagaimana sebuah harga saling
               mempengaruhi pada pasar baik secara spasial (perbedaan geografis) maupun vertikal (dilihat
               dari rantai pemasarannya) dengan kata lain ketika perubahan dalam satu harga menyebabkan
               perubahan  harga  lain  (Abbot  et  al,  2011;  Conforti,  2004;  Minot,  2010).  Sehingga
               Rapsomanikis  (2004)  menjelaskan  bahwa  transmisi  harga  memberikan  informasi  penting
               tentang bagaimana perubahan harga dalam satu pasar yang ditransmisikan ke pasar yang lain.
                      Adinugroho  (2011)  menjelaskan  bahwa  transmisi  harga  yang  tidak  sempurna  dan
               bersifat  asimetris  akibat  dari  kebijakan  pemerintah  tentang  stabilisisasi  harga,  pasar  tidak
               terintegrasi secara sempurna, atau tingginya biaya transaksi. Menurut Conforti (2004), faktor
               –  faktor  yang  mempengaruhi  transmisi  harga  diantaranya  adalah  biaya  transportasi  dan
               transaksi, kekuatan pasar, increasing return of scale pada produksi, produk yang homogen
               dan differensiasi, nilai tukar, kebijakan negara.


               3.  Metodologi
                      Penelitian tentang transmisi harga bawang merah Jawa Timur ini menggunakan data
               sekunder  berupa  data  time  series  harga  bulanan  bawang  merah  di  tingkat  produsen  dan
               konsumen (Rp/kg) sudah dideflasikan sehingga yang digunakan untuk analisis sudah dalam
               bentuk harga riil bawang merah di tingkat produsen dan konsumen Jawa Timur. Sumber data
               tersebut  berasal  dari  publikasi  Badan  Pusat  Statistik  (BPS),  Dinas  Perindustrian  dan
               Perdagangan Provinsi Jawa Timur dan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur.
                      Metode  dengan  pendekatan  model  VAR  digunakan  untuk  menganalisis  transmisi
               harga  bawang  merah  Jawa  Timur  di  tingkat  konsumen  ke  produsen  yang  menggambarkan
               hubungan kausalitas antar variabel tersebut. Model VAR dapat ditunjukkan pada persamaan
               berikut:
               YPPt = α+          YPPt-j +         YCPt-j + u1t

               YCPt = α+           YCPt-j +        YPPt-j + u2t
               Keterangan :
               Yt     = variabel endogen pada periode t
               α      = konstanta


                              “Penyiapan Generasi Muda Pertanian Perdesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia”     304
   310   311   312   313   314   315   316   317   318   319   320