Page 416 - EBOOK_Persiapan Generasi Muda Pertanian Pedesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia
P. 416

SEMINAR NASIONAL 2017
               Malang 10 April 2017


                                                        Potensi Pertanian
                       Peluang Ekonomi Produktif       Potensi Peternakan        Integrasi Potensi
                                                                                     Usaha
                       Investor Lokal :               Potensi Rumah Tangga
                         Petani
                         Peternakan
                         Masyarakat Desa             Green-Invesment Fund        Unit Usaha Baru
                         Kepala Desa

                          Sharing Profit                              Bentuk Investasi :
                                                                        Investasi Lingkungan (Konservasi)
                       Investor Luar :                                  Investasi Pertanian (Agroinvesment)
                         Pengusaha Individu                            Investasi Sosial (Iuaran Hajatan)
                         Perusahaan  Benih,
                         Obat dan Pupuk
                         Bank


               Gambar  1.  Skema  Pengembangan  Green  Invesment  melalui  Integrasi  Potensi  Pertanian  dan
                           Peternakan

                      Peluang  ekonomi  produktif  terdiri  dari  potensi  pertanian,  peternakan  dan  rumah
               tangga,  masing-masing  potensi  tersebut  memberikan  kesempatan  kepada  masyarakat  lokal
               khususnya petani untuk terlibat aktif dalam mengeksplorasi dan menginisiasi usaha baru. Unit
               usaha  baru  yang  diinisiasi  oleh  masyarakat  lokal  berfungsi  untuk  mengintegrasikan  dan
               memberikan  fungsi  subtitusi  ekonomi  baik  potensi  pertanian  terhadap  usaha  peternakan
               maupun sebaliknya. Adanya pengaruh timbal balik antara bidang usaha tersebut memberikan
               eksistensi  bagi  petani,  maupun  investor  yang  berkontribusi  terhadap  aktivitas-akttivitas
               tertentu.  Beberapa  aktivitas  tersebut  diorganisir  oleh  sistem  yang  menjalankan  serta
               mengendalikan  saluran  investasi  melalui  sistem  Green-Invesment  Fund.  Sistem  ini
               memberikan  saluran  investasi  yang  terdiri  dari  1)  investasi  lingkungan  dalam  bentuk
               konservasi  lingkungan  dalam  rangka  pelestasrian  dan  pengawetan  sumber  daya  alam,    2)
               investasi  pertanian  dalam  bentuk  kemitraan  /  bagi  hasil  dalam  rangka  menjaga  eksistensi
               petani dan keseimbangan ekonomi produktif di  level kelompok sampai pada level desa, 3)
               investasi sosial, yang mana upaya ini meminimalisir kesenjangan sosial dan pemupukan aset
               sosial  melalui  sumbangan  hajatan,  slametan  dan  kontribusi  sosial  lainnya.  Dampak  dari
               aktivitas-aktivtas  tersebut  kemudian  memberikan  sharing  profit  kepada  investor  lokal  dan
               investor  luar.  Manajemen  secara  kooperatif  tersebut  dalam  waktu  yang  panjang  panjang
               mampu memberikan kestabilan sosial dan ekonomi, dikarenakan adanya suatu sistem  yang
               tumbuh dan berkembang dari masyarakat lokal.





















                              “Penyiapan Generasi Muda Pertanian Perdesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia”    405
   411   412   413   414   415   416   417   418   419   420   421