Page 466 - EBOOK_Persiapan Generasi Muda Pertanian Pedesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia
P. 466

SEMINAR NASIONAL 2017
               Malang 10 April 2017

               Tabel 1.   Keempukan Daging Sapi dan Babi Segar serta Bakso Sapi yang Disubstitusi dengan
                         Daging Babi
                  Sampel Daging      Tanpa               Keempukan (mm/min)                   Rerata
                                   Pemanasan    Pemanasan 1  Pemanasan 2  Pemanasan 3
                    Sapi Segar       7,7945          -              -            -               -
                    Babi Segar       7,7279          -              -            -               -
                     Bakso 1            -          8,0518       10,9368       10,0383          9,67 3
                     Bakso 2            -          6,7701        9,7535        8,8516          8,46 3
                     Bakso 3            -          8,7299        8,9218        8,5346          8,72 3
                     Bakso 4            -          8,4215        7,6045        9,5532          8,57 3
                     Bakso 5            -          9,1359        8,4104        8,2027          8,58 3
               Keterangan :   Tidak ada perbedaan yang nyata (F hitung < F tabel) terhadap keempukan pada masing
                            - masing sampel bakso.

                      Keempukan yang semakin menurun pada pemanasan ketiga bisa terjadi karena adanya
               kolagen  dengan  ikatan  silang  yang  stabil  terhadap  panas  sehingga  dapat  memberikan  sifat
               keras pada daging saat dilakukan pemanasan.

               Kadar lemak Daging Sapi dan Babi Segar serta Substitusi Daging Babi pada Bakso Sapi
                      Kandungan  lemak  daging  sapi  segar  hampir  sama  dengan  daging  babi  segar  yaitu
               berturut-turut 2,25% dan 2,49% (lihat Tabel 3). Menurut Lawrie (1995) komponen lipid urat
               daging mamalia dewasa setelah rigor mortis sekitar 2,5 %. Data (lihat Tabel 2) menunjukkan
               bahwa bakso 1 (sapi 0% babi 100%) pemanasan pertama kadar lemaknya masih tinggi yaitu
               4,63%,  pemanasan  kedua  kadar  lemak  mengalami  penurunan  menjadi  4,43%  dan  setelah
               pemanasan ketiga kadar lemaknya naik tajam menjadi 5,1%. Bakso 2 (sapi 25% ; babi 75%)
               pada pemanasan 1 kandungan lemaknya 3,01%, pemanasan ke 2 naik menjadi 3,44% setelah
               pemanasan ketiga pun kadar lemaknya masih cukup tinggi yaitu 3,68%. Bakso 3 (sapi 50% ;
               babi 50%) pada pemanasan 1 kadar lemaknya 3,38%, pemanasan ke 2 naik menjadi 4,10%
               dan setelah diberi pemanasan ketiga kadar lemaknya turun menjadi 2,93%. Bakso 4 (sapi 75%
               babi  25%) pemanasan  1  kadar lemaknya  2,81%,  pemanasan ke  2  naik  menjadi  5,18%  dan
               pemanasan  ketiga  turun  lagi  menjadi  2,55%.  Bakso  5  (sapi  100%  babi  0%)  pemanasan  1
               mempunyai  kadar  lemak  2,70%,  pemanasan  2  kadar  lemaknya  rendah  yaitu  1,83%  dan
               pemanasan 3 naik lagi menjadi 2,35%. Dari keseluruhan data mengenai kadar lemak terlihat
               pada bakso 1 (sapi 0% ; babi 100%) mempunyai kadar lemak  yang cenderung lebih tinggi
               daripada bakso yang lainnya dengan rata-rata kadar lemaknya 4,72%. Hal ini semakin terlihat
               berbeda apabila dibandingkan dengan bakso 5 dengan komposisi (sapi 100% babi 0%) yang
               hanya mempunyai rata-rata kadar lemak hanya separuhnya yaitu 2,29%.
                      Hasil  analisis  sidik  ragam  dengan  uji  jarak  Duncan  juga  menyatakan  adanya
               perbedaan yang nyata pada sampel bakso 1 dengan komposisi (sapi 0% ; babi 100%) dengan
               sampel bakso 5 yang komposisinya !sapi 100%: babi 0%).

               Tabel 2.  Kandungan  Lemak  Daging  Sapi  dan  Babi  Segar  serta  Substitusi  Daging  Babi  pada
                        Bakso Sapi
                 Sampel Daging      Tanpa                    Kadar Lemak (%)                     Rerata
                                  Pemanasan    Pemanasan 1     Pemanasan 2      Pemanasan 3
                   Sapi Segar        2,25           -                -               -             -
                   Babi Segar        2,49           -                -               -             -
                    Bakso 1           -            4,63            4,43             5,1          4,72 b
                    Bakso 2           -            3,01            3,44            3,66          3,38 a
                    Bakso 3           -            3,38            4,10            2,93          3,47 a
                    Bakso 4           -            2,81            5,18            2,55          3,51 a
                    Bakso 5           -            2,70            1,83            2,35          2,29 a




                              “Penyiapan Generasi Muda Pertanian Perdesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia”    455
   461   462   463   464   465   466   467   468   469   470   471