Page 52 - E-modul Plain Cake Revisi
P. 52
PEMBELAJARAN|e-modul plain cake
43
5) Emulsifier
Emulsifier adalah bahan tambahan pangan yang digunakan untuk
mengemulsi atau sebagai zat penstabil antara minyak dan air dalam
adonan. Emulsifier digunakan untuk membantu proses aerasi pada
pengocokan telur sehingga cairan dan lemak yang terkandung dalam
telur akan lebih stabil ketika bahan lainnya dicampurkan kedalam
adonan. Cake emulsifier yang sering dijumpai ada SP, TBM dan
Ovalet namun ada juga emulsifier bahan alami seperti kuning telur.
Penggunaan kuning telur sebagai emulsifier dalam cake dapat
menambah biaya produksi sebab penggunaan telur utuh wajib
digantikan dengan kuning telur sejumlah berat telur utuh tanpa
cangkang. Berat telur utuh tanpa cangkang menurut (Gisslen, 2016)
adalah 47 gram, putih telur seberat 28 gram, dan kuning telur seberat
19 gram. Sehingga per satu telur utuh dapat digantikan sebanyak 2-3
kuning telur sebagai pengemulsi. Menggunakan kuning telur sebagai
pengemulsi jarang digunakan dengan alasan harga telur yang tinggi.
Maka untuk mengemulsi dapat digunakan bantuan jenis-jenis
emulsifier sebagai berikut:
a) SP
SP terbuat dari asam lemak
hewani yang kerap Penggunaan
ditambahkan pada adonan emulsifier tidak asal-
asalan loh! Batas
yang menggunakan lelehan
maksimal penggunaan
mentega pada akhir emulsifier adalah
pengocokan. Diperlukan sebanyak 1-2% dari
total berat adonan!
adanya pengemulsi agar
mentega dan adonan bisa
homogen dan kue tidak turun atau bantat pada saat dipanggang.