Page 64 - Modul Teknik Pengeringan 2021
P. 64
I #
k
j = (32)
lU
I #
5
Dengan efisiensi energi:
#
j = [ j 3 Z3 (33)
# lU
Untuk pengeringan konvektif menjelaskan kondisi sistem pengeringan
sebagai adiabatik (misalnya tanpa pertukaran panas dengan lingkungan
sekitar), efisiensi energi dapat dinyatakan sebagai efisiensi termal dengan
persamaan sebagai berikut:
! :
V
j = (34)
! T
V
Dengan T 0, T 1 dan T 2 masing-masing: suhu sekitar, suhu masuk dan
suhu keluar. Untuk sistem pengering microwave-vakum, efisiensi
pengeringannya dihitung dengan persamaan berikut:
# !
n
!,
Rm = ∗ 10 _q/st u (35)
) !
o
n
Dengan t adalah waktu total dari gelombang mikro yang diterapkan
(s), P adalah daya yang diterapkan (W), w adalah jumlah uap air pada tahap
awal dan akhir, dan M i adalah massa awal sampel. Indikator yang paling
penting untuk efisiensi energi adalah rasio ekstraksi kelembaban spesifik,
-1 -1
yang dinyatakan dalam kg kW h .
wx/y 0 lz { UP /`UPx
v_m = (36)
IU`zPl { UP AlPxU | U
Permintaan energi pengering sangat tergantung pada konfigurasi,
efisiensi energi dan fluktuasi cuaca. Namun, karena efisiensi termal umumnya
rendah (untuk pengering konvektif, di bawah 50%), masih sangat
memungkinkan untuk mengharapkan optimalisasi energi dari proses tersebut.
Mengurangi konsumsi energi, biaya dan dampak lingkungan dari pengering
dapat dicapai dengan cara yang berbeda, yaitu melalui proses dewatering
makanan sebelum proses pengeringan, mengurangi kelembaban gas saluran
masuk dan keluar, mengurangi kehilangan panas, memulihkan panas antara
58