Page 29 - Dietetik-Penyakit-Tidak-Menular_SC
P. 29
Status Gizi Ambang Batas
Tidak ada malnutrisi > 100
Malnutrisi ringan 97,5 – 100
Malnutrisi sedang 83,5 – 97,4
Malnutrisi berat < 83,5
b. Formulir Geriatric Nutrition Risk Index (GNRI)
Formulir GNRI digunakan untuk menskrining usia lanjut dalam penggunaannya
melibatkan indikator biologis seperti serum albumin dan berat badan. Form GNRI ini
merupakan modifikasi Form NRI dengan perubahan pada indikator berat badan ideal dan
pengukuran tinggi badan lansia (lanjut usia), yaitu melalui pengukuran tinggi lutut.
Perhitungan skor GNRI menggunakan formula berikut:
(1,489 X albumin g/L) + (41,7 X berat badan/berat badan ideal)
Dengan kategori :
1) Berisiko tinggi : GNRI < 82
2) Berisiko sedang : GNRI 82 - < 92
3) Berisiko Rendah : GNRI 92 - < 98
4) Tidak berisiko : GNRI > 98
c. Formulir Mini Nutritional Assesment (MNA)
Metode skrining menggunakan formulir MNA terdiri atas 2 bagian yaitu, skrining gizi dan
assessment gizi. Formulir MNA terdiri atas 18 item pertanyaan dalam 4 kelompok yaitu,
pengukuran antropometri, pengukuran kondisi secara umum, penilaian asupan diet, dan
penilaian subyektif. Short Form – Mini Nutrition Assesment adalah bagian skrining yang terdiri
dari 6 pertanyaan. Indikator yang digunakan MNA adalah pengukuran antropometri,
komorbiditas, kebiasaan makan, dan penilaian gizi subyektif.
Mini Nutritional Assesment Short Form (MNA-SF)
Nama: Sex: Tanggal:
Umur: Berat badan: Tinggi badan: No. ID:
SKRINING
A. Apakah asupan makanan menurun selama 3 bulan terakhir karena hilangnya nafsu
makan, masalah pencernaan, mengunyah atau kesulitan menelan?
0 = kehilangan nafsu makan tingkat berat
1 = kehilangan nafsu makan tingkat sedang
2 = tidak kehilangan nafsu makan/nafsu makan baik
20 Dietetik Penyakit tidak Menular