Page 111 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 111

Title          MENAKER : GUBERNUR HARUS PASTIKAN THR DIBAYARKAN KEPADA PEKERJA
               Media Name     pikiran-rakyat.com
               Pub. Date      10 Mei 2020
                              https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-01379847/menaker-gubernur-h arus-
               Page/URL
                              pastikan-thr-dibayarkan-kepada-pekerja
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor
               M/6/HI.00.01/V/2020 Tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya
               Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease
               2019 (Covid-19).

               Dalam SE tersebut, Menaker Ida  meminta para gubernur memastikan perusahaan
               agar membayar THR keagamaan kepada pekerja sesuai dengan ketentuan
               perundang-undangan.

               "THR adalah pendapatan non upah yang harus diberi pengusaha kepada pekerja, ini
               sesuai dengan ketentuan PP 78/2015 tentang Pengupahan. Dan ini kewajiban yang
               harus dibayar oleh pengusaha kepada pekerja," kata Menaker dalam keterangan
               pers Biro Humas Kemnaker di Jakarta Sabtu 9 Mei 2020.

               Dalam SE THR tersebut disebutkan juga, jika perusahaan tidak mampu membayar
               THR pada waktu yang ditentukan, solusi atas persoalan tersebut hendaknya
               diperoleh melalui dialog antara pengusaha dan pekerja/buruh.

               "Ada banyak pertanyaan, bagaimana kalau kondisi pengusaha tidak mampu
               membayar? Maka solusi atas permasalahan tersebut harus didialogkan secara
               terbuka antara pengusaha dengan pekerja. Pengusaha harus membuka secara
               transparan kondisi keuangannya berdasarkan laporan keuangan internal
               perusahaan. Segera dialogkan secara bipartit," kata Ida.


               Dengan membuka ruang dialog, katanya, maka pengusaha dan pekerja mencari
               jalan bersama antara bagaimana mengatasi pembayaran THR ini. Apakah dilakukan
               secara bertahap, kalau ditunda sampai kapan , caranya bagaimana, itu dibicarakan
               secara bipartit antara pengusaha dengan pekerja.

               Di dalam SE disebutkan, dialog antara pengusaha dan pekerja dapat menyepakati
               beberapa hal. Antara lain, bila perusahaan tidak mampu membayar THR secara
               penuh pada waktu yang ditentukan sesuai ketentuan peraturan perundang-
               undangan maka pembayaran THR dapat dilakukan bertahap.

               Kemudian, bila perusahaan tidak mampu membayar THR sama sekali pada waktu
               yang ditentukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, maka




                                                      Page 110 of 313.
   106   107   108   109   110   111   112   113   114   115   116