Page 12 - E-Modul Pengembangan Pembelajaran PPKn SD_Neat
P. 12
kepada siswa untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran. Untuk melangsungkan
pembelajaran yang demikian, guru mesti menggunakan berbagai metode
pembelajaran sekaligus seperti ceramah, diskusi, kerja kelompok, penugasan,
penyajian, wawancara, observasi dan lain sebagainya (Suastika, 2018).
Sedangkan pendekatan teacher centered learning guru lebih mendominasi
proses pembelajaran dari awal sampai akhir. Peserta didik lebih banyak
mendengarkan menunggu arahan dari guru bertalian dengan tugas-tugas yang
mesti dikerjakan (Sukadi, 2010). Model ini berarti memberikan informasi satu
arah karena yang ingin dicapai adalah bagaimana guru bisa mengajar dengan
baik sehingga yang ada hanyalah transfer pengetahuan. Output yang dihasilkan
oleh pendekatan belajar seperti ini tidak lebih hanya menghasilkan siswa yang
kurang mampu mengapresiasi ilmu pengetahuan, takut berpendapat, tidak
berani mencoba yang akhirnya cenderung menjadi pelajaran yang pasif dan
miskin kreativitas. Bertalian dengan penjabaran model pembelajaran, strategi
pembelajaran, metode pembelajaran dan teknik pembelajaran akan dibahas
dalam kajian berikutnya.
b. Model Pembelajaran PPKn Sekolah Dasar
Model pembelajaran merupakan pedoman yang digunakan oleh guru
untuk melangsungkan proses pembelajaran. Model pembelajaran memuat
tentang bagaimana kegiatan apersepsi dilakukan, bagaimana langkah-langkah
pembelajaran dilaksanakan, media pembelajaran digunakan, sumber belajar
dikemas untuk melangsungkan proses pembelajaran dan evaluasi dilaksanakan
dalam proses pembelajaran. Model pembelajaran merupakan suatu pedoman
yang rinci tentang pendekatan, strategi, metode, teknik dan bahkan taktik
pembelajaran, termasuk proses evaluasinya (Suastika, 2016). Senada dengan
itu, Wahab (2008) menyatakan model pembelajaran adalah sebuah perencanaan
pembelajaran yang menggambarkan proses yang ditempuh dalam pembelajaran
agar tercapai perubahan spesifik prilaku siswa seperti yang diharapkan.
Model pembelajaran digunakan untuk mengarahkan dalam mendesain
pembelajaran untuk membantu peserta didik sedemikian rupa sehingga tujuan
pembelajaran tercapai. Jika pendekatan menjadikan aktifitas siswa sebagai
dasar untuk menentukan pendekatan termasuk (studen centered atau teacher
centered), maka untuk membedakan antara model, metode dengan strategi
adalah adanya sintaks pembelajaran. Joyce & Weil, (2009) mengungkapkan
model pembelajaran memiliki unsur dasar yang prinsip yang tidak dimiki
pendekatan, metode, strategi dan teknik, yaitu :(1) syntax, yaitu langkah-langkah
operasional pembelajaran, (2) social system, adalah suasana dan norma yang
berlaku dalam pembelajaran, (3) principles of reaction, menggambarkan
bagaimana seharusnya guru memandang, memperlakukan, dan merespon
siswa, (4) support system, segala sarana, bahan, alat, atau lingkungan belajar
yang mendukung pembelajaran, dan (5) instructional effect yaitu hasil belajar
yang diperoleh langsung berdasarkan tujuan yang disasar dan nurturant effect
yaitu hasil belajar di luar yang disasar.
Syntax adalah langkah-langkah pembelajaran yang mesti dilakukan oleh
guru dan siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan. Langkah-
langkah pembelajaran antara model pembelajaran yang satu dengan model
9

