Page 30 - E-Modul Pembelajaran IPA SD_Neat
P. 30

BAB VII
                         Topik 6 Theory of Mobile Learning dan gamifikasi serta aplikasinya
                                   dalam pembelajaran IPA SD

                          1.  Sub Capaian Pembelajaran MK
                             Setelah mempelajari topik ini mahasiswa mampu:
                           •  membedakan         teori-teori   belajar   yang     digunakan      dalam
                               pembelajaran IPA SD;
                           •  menganalisis  implikasi  masing-masing  teori  dalam  pembelajaran
                               IPA SD;
                           •  merumuskan solusi dalam bentuk proyek berdasarkan teori belajar
                               dan implikasinya.

                         2. Uraian Materi
                            Teori Mobile Learning
                                   Mobile learning atau pembelajaran seluler adalah istilah untuk
                            menunjukkan  pembelajaran  yang  melibatkan  penggunaan  perangkat
                            seluler.  Istilah  ini  sepenuhnya  didefinisikan  sebagai  "belajar  lintas"
                            berbagai konteks,  melalui  interaksi  sosial dan  konten,  menggunakan
                            perangkat  elektronik  pribadi  (Crompton  &  Burke,  2018).  Definisi  ini
                            memberikan wawasan tentang keterjangkauan pembelajaran dengan
                            perangkat seluler, karena pembelajaran tidak terikat, terjadi di seluruh
                            konteks,  waktu,  mata  pelajaran,  orang,  dan  teknologi.  Perangkat
                            seluler,  seperti  ponsel  dan  tablet,  memiliki  tombol  on/off  yang  cepat
                            dan  mudah  dibawa.  Hal  ini  tentu  memudahkan  peserta  didik  dalam
                            mengakses berbagai informasi secara cepat (Crompton et al., 2017).














                                   Pembelajaran  seluler  tidak  sebatas  hanya  menggunakan
                            gadget  sebagai  alat  pembelajaran,  tetapi  menggunakan  berbagai
                            aplikasi di dalamnya termasuk juga ke dalam mobile learning. Aplikasi
                            seperti media sosial, platform edukasi, bahkan game dapat digunakan
                            dalam  pembelajaran.  Salah  satu  contohnya  adalah  aplikasi  media
                            sosial  Facebook.  Dalam  penelitian  yang  dilakukan  oleh  Aksal  dkk,
                            menyebutkan       penggunaan      Facebook      sebagai    media     untuk



                                                           27
   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35