Page 50 - E-Modul Pembelajaran IPA SD_Neat
P. 50
1. Tingkat kesulitan
Pemberian persoalan dalam pembelajaran kooperatif hendaknya
dipertimbangkan oleh guru. Hal ini dikarenakan dalam
pembelajaran kooperatif, siswa cenderung menyelesaikan
persoalan secara mandiri dengan kelompok, sehingga apabila
persoalan yang diberikan guru memiliki tingkat kesulitan yang
tinggi, tentu akan menyulitkan siswa dan membutuhkan waktu
yang cukup lama.
2. Kegiatan yang dilaksanakan
Seringkali beberapa kelompok dalam penerapan pembelajaran
kooperatif telah selesai mengerjakan atau memecahkan
permasalahan yang diberikan guru, sedangkan kelompok lainnya
belum dapat menyelesaikan, tentu akan muncul permasalahan.
Permasalahan yang dimaksud seperti adanya kegiatan
membanding-bandingkan antar kelompok, sehingga dapat
memunculkan situasi kelas yang kurang kondusif.
3. Kelompok yang tidak akur
Adanya heterogenitas antara siswa yang berprestasi tinggi dan
rendah, mengakibatkan terdapat beberapa siswa yang merasa
tidak nyaman harus berada dalam satu kelompok dengan teman
yang mungkin tidak disukainya. Hal ini tentu akan memunculkan
situasi yang tidak akur dan menghambat proses pembelajaran.
4. Tingkat kebisingan
Pembelajaran kooperatif menuntut siswa untuk memecahkan
masalah dengan cara diskusi maupun pengamatan, sehingga
guru merasa cukup khawatir terjadinya perbedaan pendapat yang
tinggi, dan mengakibatkan situasi kelas yang bising dan
mengganggu proses pembelajaran kelas lainnya.
Untuk mengoptimalkan proses pembelajaran kooperatif, perlu
diperhatikan sintaks umum pembelajaran kooperatif. Berikut
merupakan sintaks umum pembelajaran kooperatif.
Sintaks/ Tahap Peran Guru
Menjelaskan tujuan Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan
pembelajaran, dan dicapai dan meyakinkan bahwa siswa telah siap
mempersiapkan siswa dalam belajar dengan memberikan apersepi dan
siap belajar motivasi
Menyajikan informasi Guru menyajikann informasi kepada siswa dengan
cara demonstrasi maupun pemberian teks bacaan
Membentuk kelompok Guru membagi siswa menjadi kelompok belajar
secara heterogen secara acak agar terjadi diskusi yang bermakna
Memberikan tantangan Guru memberikan beberapa persoalan yang harus
atau permasalahan dipecahkan oleh siswa dengan kelompoknya
kepada siswa
47

