Page 87 - BAHAN AJAR MSDM ORGANISASI PUBLIK BY JANDRY P. Z RATU KADJA, SE.,M.Si
P. 87

82 | Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi Publik


            5.    Karakteristik-karakteristik administrative
                  Ada  3  hal  yang  perlu  diperhatikan  dalam  karakteristik
            administratif, yaitu frekuensi dan waktu penilaian, media pengumpulan
            data/penilaian, dan metode umpan balik.
            a.  Fekuensi dan waktu penilaian
                  Frekuensi  dan  waktu  penilaian  tergantung  dari  kepentingan
            organisasi  yang  bersangkutan.  Misalnya,  untuk  menilai  pegawai  baru
            tentang  frekuensi  dan  waktu  penilaiannya  berbeda  dengan  pegawai
            lama. Pegawai mungkin dinilai setiap 30 atau 60 hari selama 6 bulan
            pertama  sampai  1  tahun,  untuk  menilai  atau  memonitor  kinerjanya
            selama masa percobaan. Frekuensi dan waktu penilaian pegawai dalam
            organisasi  biasanya  dilakukan  setiap  satu  kali  atau  dua  kali  dalam
            satu  tahun,akan  tetapi  pada  umumnya  organisasi  mengadakan
            penilaian kinerja pegawainya satu kali dalam setahun.
            b.  Media pengumpulan data/penilaian
                  Media  pengumpulan  data  ini  penting  dalam  penilaian  kerja
            pegawai,   terutama  yang   mempekerjakan     ribuan   orang.   Sekarang
            dengan  menyebarnya  pemakaian  komputer,  maka  penilaian  kinerja
            pegawai  sangat  cepat  dan  akurat  karena  semua  data  hasil  penilaian
            langsung dimasukkan ke komputer.
                  Pada  saat  ini  komputer  dan  peralatan  high-tech  dapat  saja
            digunakan  untuk  berbagai  kepentingan  dalam  organisasi,  bukan  saja
            mempercepat  proses  penilaian,  tetapi  juga  dapat  digunakan  oleh
            manajer  untuk  memonitor  secara  langsung  pegawai  dalam  melayani
            pelanggan.  Beberapa  keuntungan  yang  diperoleh  jika  memakai
            komputer  dalam  penilaian  kinerja  pegawai,  seperti  data  diperoleh
            dengan  cepat,  dan  akurat,  rapi,  dan  menghemat  biaya.  Keunggulan-
            keunggulan ini tidak ditemukan dengan menggunakan operator (clerk)
            dalam memasukkan data.
            c.  Metode umpan balik
                  Setelah  pengumpulan  data,  maka  langkah  selanjutnya  adalah
            membawa hasil penilaian itu ke dalam pertemuan formal organisasi. Di
            dalam pertemuan itu dihadiri oleh manajer atau pimpinan, supervisor
            dan  para  pegawai.  Tujuan  pertemuan  ini  adalah  untuk  memberikan
            umpan balik hasil penilaian kinerja pegawai. Umpan balik penilaian ini
            memegang  peranan  penting  baik  memotivasi  para  pegawai  maupun
            pemberian informasi kepada para pegawai dan berusaha memperbaiki
            komunikasi  antara  “rater”  dengan  “ratee”.  Tujuan  umpan  balik  ini
            adalah untuk meningkatkan kinerja para pegawai.
            Mengembangkan Suatu Sistem Penilaian

                  Ada  7  langkah  pokok       yang  perlu  diperhatikan  dalam
            mengembangkan suatu sistem penilaian (Bernardin dan Russel, 1993),
            yaitu:  memulai  dengan  analisis  pekerjaaan,  menentukan  dimensi-
            dimensi  kinerja  dan  membangun  PTK  (Pendeskripsi  Tingkat  Kinerja),
   82   83   84   85   86   87   88   89   90   91   92