Page 25 - PDF Compressor
P. 25

6.  Menunjukkan  kepada siswa bahwa  setiap mata pelajaran pada
                  dasarnya merupakan sesuatu yang harus dipahami oleh siswa.

              7.  Cukup menyenangkan dan disukai oleh siswa.
              8.  Mengembangkan minat siswa untuk belajar lebih dalam serta
                  melibatkan diri dalam pemecahan suatu persoalan.

                     Selain kelebihan, PBI juga memiliki beberapa  kelemahan Sanjaya
              (2010: 219), sebagai berikut:

              1.  Manakala siswa tidak memiliki minat atau tidak mempunyai kepercayaan
                  bahwa masalah yang dipelajari dapat dipecahkan, maka mereka akan
                  merasa enggan untuk mencoba.
              2.  Keberhasilan strategi pembelajaran membutuhkan banyak waktu untuk
                  persiapan.
              3.  Tanpa pemahaman mengapa mereka berusaha untuk  memecahkan
                  masalah yang sedang dipelajari, maka mereka tidak akan belajar apa
                  yang mereka ingin pelajari.
                     Berbagai pengembangan PBI telah dilakukan oleh para ahli
              pendidikan,  namun  tetap  pada  ciri  dan  karakteristiknya  seperti  yang
              dikemukakan oleh Sanjaya (2010: 221); Amir (2010: 24), sebagai berikut:
              1.  Pengajuan pertanyaan  atau  masalah.Bukannya mengorganisasikan di
                  sekitar prinsip-prinsip atau keterampilan akademik tertentu,
                  pembelajaran berdasarkan masalah mengorganisasikan pengajaran di
                  sekitar pertanyaan dan masalah yang dua-duanya secara sosial penting
                  dan secara pribadi bermakna untuk siswa. Mereka mengajukan situasi
                  kehidupan  nyata  autentik, menghindari  jawaban sederhana, dan
                  memungkinkan adanya berbagai macam solusi untuk situasi itu.
              2.  Berfokus  pada  keterkaitan  antar disiplin. Meskipun PBI mungkin
                  berpusat pada mata pelajaran tertentu (IPA, matematika, ilmu-ilmu
                  sosial), masalah yang akan diselidiki telah dipilih benar-benar nyata agar
                  dalam pemecahannya, siswa meninjau masalah itu dari banyak mata
                  pelajaran. Sebagai  contoh, masalah pemanasan global  (Global
                  Warming)  yang belakangan  ini muncul sebagai wacana publik yang
                  mendunia mencakup berbagai subyek akademik  dan terapan mata
                  pelajaran  seperti  geografi,  biologi,  sosiologi,  pariwisata  dan
                  pemerintahan. Bahkan sampai kehidupan sosial budaya.
              3.  Penyelidikan autentik. PBI mengharuskan  siswa melakukan
                  penyelidikan autentik untuk mencari penyelesaian nyata terhadap
                  masalah nyata. Mereka harus menganalisis dan mendefinisikan
                  masalah, mengembangkan hipotesis dan membuat ramalan,



                                               Pembelajaran dengan Model Problem. . . 13
   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30