Page 37 - TEKPEM BIOTEKNOLOGI
P. 37

30





                                                      penelitian-penelitian  lanjutan  di  bidang  rekayasa

                                                      genetika. Sandi-sandi genetik  yang terdapat  pada
                                                      DNA  digunakan  untuk  menentukan  urutan  asam

                                                      amino yang membentuk protein, termasuk enzim.

                                                      Pengetahuan  ini  memungkinkan  manusia  untuk
                                                      melakukan  manipulasi  sifat-sifat  makhluk  hidup

                                                      melalui  rekayasa  genetika,  sehingga  dapat
                                                      menghasilkan  makhluk  hidup  dengan  sifat-sifat

                                                      yang diinginkan. Proses ini melibatkan manipulasi
                                                      atau    perakitan    materi    genetik    dengan

                                                      menggabungkan  dua  DNA  dari  sumber  yang

                                                      berbeda untuk menciptakan DNA rekombinan.


                                                      Rekayasa genetika menggunakan berbagai metode

                                                      untuk  menghasilkan  DNA  rekombinan,  termasuk
                                                      teknologi plasmid, fusi sel (teknologi hibridoma),

                                                      dan  transplantasi  inti.  Setiap  metode  ini
                                                      memungkinkan         para      peneliti     untuk

                                                      menggabungkan  dan  memanipulasi  DNA  dari
                                                      organisme yang berbeda untuk memodifikasi sifat-

                                                      sifat genetik secara terarah.


                                                   i.  Teknologi plasmid

                                                      Molekul DNA berbentuk sirkuler yang ada dalam
                                                      sel  bakteri  atau  ragi  dikenal  sebagai  plasmid.

                                                      Plasmid  merupakan  molekul  DNA  tambahan  di
                                                      luar kromosom utama  yang dapat berpindah dari

                                                      satu bakteri ke bakteri lainnya, dan keturunannya

                                                      memiliki sifat yang sama dengan induknya. Selain
                                                      itu, plasmid mampu mereplikasi diri sendiri
   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42