Page 53 - TEORI & PRAKTIS MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF
P. 53
3.3.Proses Pengembangan
Penelitian dan pengembangan idealnya bermula dari kebutuhan terhadap
suatu produk. Sementara produk yang butuhkan belum tersedia atau sudah
tersedia tapi belum optimal jika digunakan memecahkan masalah yang
dihadapai. Atas dasar ini diperlukan suatu proses pembuatan suatu produk
baru atau pengembangan produk yang sudah ada yang dapat digunakan
untuk memecahkan masalah.
Setelah mengidentifikasi kebutuhan, selanjutnya menentukan
karakteristik atau spesifikasi dari produk yang akan dikembangkan.
Berdasarkan karakteristik atau spesifikasi ini dihasilkan produk awal yang
akan diujicoba. Proses ujicoba dilakukan dengan cara mencobakan
produk di lapangan dengan sampel yang terbatas, kemudian dilanjut pada
sampel yang lebih luas. Selama ujicoba, data-data dikumpul dan
dievaluasi. Proses ujicoba dan evaluasi dilakukan secara siklus dan
berulang hingga menghasilkan produk berkualitas sesuai kebutuhan.
Berdasarkan penjelasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa
penelitian pengembangan merupakan strategi dalam mengembangkan
suatu produk produk baru atau menyempurnakan produk yang telah ada
melalui prosedur sistematik mulai dari tahap merancang, membuat dan
mengevaluasi dalam rangka memenuhi kriteria konsistensi dan kefektifan
3.4.Model-Model Pengembangan
Ada beberapa model penelitian dan pengembangan yang dapat digunakan
untuk mengembangkan suatu media, model atau bahan ajar, yaitu: (1)
model ADDIE (Analysis, Design, Develop, Implement, and Evaluate), (2)
Model Thiagarajan atau 4D (define, design, develop, and disseminate), (3)
model ASSURE (Analyze Learners, State objective, Select intructional
methods, media and materials, utilize media and materials, require learner
participation, evaluate and resive), (4) model Hannafin & Peck, (5) Model
44