Page 57 - TEORI & PRAKTIS MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF
P. 57

e.  Tes kriteria. Tes ini diberikan untuk mengetahui tingkat penguasaan

                       siswa terhadap tujuan
                         Sejalan  dengan  hal  di  atas,  Pribadi  (2011:  42)  mengemukakan

                    “empat faktor penting yang perlu diperhatikan dalam melakukan analisis
                    karakteristik siswa, yaitu: (1) karakteristik umum; (2) kompetensi atau

                    kemampuan awal; (3) gaya belajar; dan (4) motivasi”. Cara sederhana
                    untuk  mengetahui  karakteristik  umum  siswa  dapat  dilakukan  melalui

                    observasi,  wawancara  dan  pemberian  pretest.  Cara  ini  efektif  untuk

                    mengetahui profil siswa yang akan menempuh program pembelajaran.
                         Kemampuan awal merupakan persyaratan mengikuti suatu program

                    pembelajaran. Untuk memperoleh data ini diperlukan adanya pretes atau
                    perbincangan antara guru atau instruktur dengan siswa. Jika siswa telah

                    memiliki pengetahuan awal,  maka  guru tidak perlu lagi  membahasnya
                    dalam aktivitas pembelajaran.

                         Gaya belajar diklasifikasikan pada kecenderungan dan kecepatan

                    yang  dimiliki  seseorang  dalam  memproses  jenis  informasi  spesifik.
                    Klasifikasi  didasarkan  pada  kemampuan  dalam  memahami  jenis

                    informasi tertentu yaitu auditif, visual dan kinestetik. Auditif berarti lebih

                    mampu  memahami  informasi  dengan  cara  didengarkan.  Visual  berarti
                    lebih mampu memahami jenis informasi dengan cara dilihat. Kinestetik

                    berarti lebih mampu memahami jenis informasi dengan cara dilakukan.
                         Motivasi  merupakan  faktor  lain  yang  mempengaruhi  keterkaitan

                    individu  dalam  menempuh  program  pembelajaran.  motivasi  dapat
                    diartikan  sebagai  kondisi  yang  dapat  mendorong  individu  untuk

                    melakukan  suatu  tindakan  dalam  rangka  mencapai  tujuan.  Motivasi

                    dikategorikan  menjadi  motivasi  instrinsik  dan  ekstrinsik.  Analisis
                    karakteristik  siswa  dapat  dilakukan  dengan  observasi,  wawancara,

                    kuesioner dan pretes.



                                                      48
   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62