Page 14 - My FlipBook
P. 14
percaya dan yakin sepenuhnya, semua kemudahan itu bukan serta merta saya yang hebat, tapi
lebih dari itu. Semuanya karena planterku, suamiku, yang ridlo padaku untuk melangkah. Yaa,
semua karena planter hebatku yang ikhlas untukku bekerja dan meraih cita-cita besarku, PNS
Guru. Man jadda wa jadaa…. Siapa bersungguh-sungguh maka akan mendapatkan hasilnya…..
Pengabdianku padamu adalah bukti cintaku, Planterku…..
RANTAUPRAPAT KOTA KENANGAN
Matahari sudah meninggi, kulangkahkan kaki dengan berat. Dengan tatapan nanar dan
mulut bergetar, kuturuni anak tangga rumah menuju mobil kami yang sudah menunggu. Hari
itu kutinggalkan rumah kebun yang sudah menyimpan mimpi-mimpiku selama ini. Mimpi
untuk terus membersamai planterku, mimpi untuk berangkat mengajar dari sini dan mimpi
lainnya yang begitu banyak tersimpan.
“Setiap Sabtu, aku akan jemput kamu kalau mau ke kebun.” Kata planterku lirih. Dia
mengerti apa yang kurasa.
“Kalo tidak hujan, setiap hari aku akan datang,” lanjutnya lagi.
“Jangan, nanti kamu sakit. Cisadane ke Ranto cukup jauh, nanti kamu capek.” Kataku
segera.
“Ndak apa-apa, in syaa Allah aku bisa,” kataku akhirnya, melerai kekhawatirannya.
Di luar rumah, para asisten manager dan keluarganya sudah berderet melepas
kepergianku. Hanya lambaian dan kata selamat tinggal yang sempat aku ucapkan. Selebihnya
derai air mata yang terus tumpah mengiringku pergi meninggalkan pelataran rumah kami.
Adalah kota Rantauprapat, kota yang menjadi kota tetapku menjalani hari-hari sebagai
ibu dan juga melaksanakan tugas baruku sebagai PNS guru. Aku ditempatkan di SMK Negeri
1 Rantauprapat, letaknya persis di tengah jantung kota. Tempat yang diharapkan oleh sebagaian
besar para CPNS.
Di kota ini kami tinggal di sebuah rumah milik teman kami. Kebetulan rumah itu tidak
dihuni. Selama ini sang pemilik masih dinas di kebun sehingga rumah itu hanya sebagai
persinggahan saja saat mereka ke kota.
Sebelum ke rumah yang akan menjadi hunian kami di Ranto, mobil diarahkan ke sekolah
yang akan menjadi tempatku menjalankan tugas. Sebuah sekolah dengan bangunan gaya
Belanda yang terlihat masih kokoh walau termakan usia. Bangunannya tinggi menjulang
dengan warna putih yang catnya sudah mulai memudar.

