Page 170 - CERPEN 9A - Copy
P. 170
belajarlah dengan giat. Jangan kecewain mama sama papa. " Ucap mama dengan
tangan yang memegang bahuku.
"Baik, aku akan berusaha belajar lebih giat lagi. Aku tidak ingin mengecewakan
kalian" ucapku. Kami pun berpelukan sebelum mereka pergi meninggalkanku lagi
sendiri di kontrakan ini.
" Assalamu'alaikum " ucap mama dan papaku.
" Wa'alaikumsalam " jawabku.
" Dadah mbak Zea! " Ucap adikku sambil melihatku lewat kaca jendela mobil dengan
melambaikan tangannya kepadaku.
" Iyaa, sampai nanti! " ucapku sambil melambaikan tangan ke arah mereka.
" Yahh, aku sendirian lagi. Tapi, tidak apa-apa. Ayo bekerja keras melakukan yang
terbaik, agar aku bisa lulus kuliah dan mendapat gelar Sarjana yang ku impikan sejak
kecil! " Ucapku dengan bersemangat.
Aku pun masuk ke dalam kontrakan untuk menyapu dan membereskan
kontrakan ku. Setelah itu, aku meroja'ah agar hafalanku tetap terjaga. "Sebentar lagi
Maghrib, lebih baik aku mandi sekarang" ucapku. Aku pun pergi mengambil handuk
lalu berjalan menuju kamar mandi untuk mandi. Setelah selesai mandi dan memakai
pakaian, aku memasak makan malam. Tepat setelah makan malam siap, adzan
Maghrib berkumandang. Aku pun menyimpan makan malam di tudung saji. Dan
akan ku makan setelah selesai sholat Maghrib.
Setelah sholat Maghrib, Aku mendengar ada yang mengetuk pintu kontrakan
ku. Setelah ku buka, ternyata itu adalah kurir paket. Aku pun membuka pintu dan
keluar.
"Punten mbak... Iki onok paket gawe mbak Zea, dari mbak Inayah jenenge. Apa mbak
Zea nya ada?" ucap kurir paket itu. Aku pun menjawab
" Saya Zea mas.." ucapku.
170

