Page 173 - CERPEN 9A - Copy
P. 173
" Andai saja kau tahu, Seseorang yang sedang saya nantikan itu adalah dirimu Zea. "
" Hah? Apa maksudmu Azer? " Aku pun terkejut, melihat pesan dari Azer.
"Apa kamu masih tidak mengerti? Seseorang yang saya nantikan adalah dirimu. Kini,
saya kembali Zea. Untuk menepati janjiku. Maafkan saya karena dulu sudah
membuatmu berharap lebih. Maafkan juga saya yang tidak pernah memberi tahu
tentang perasaan saya ke kamu itu gimana.Namun, setelah sekian lama saya mencoba
untuk memahami perasaan saya yang sebenarnya, sekarang saya mengerti. Bahwa saya
telah jatuh cinta sama kamu.
Sebenarnya saya baru tau kalo saya suka kamu itu sejak saya kelas 12. Tapi,
saya malu buat ngungkapinnya ke kamu. Karena nyali Saya tidak sebesar nyalimu.
Dan sekarang saya ingin memastikan apa kamu masih menyukaiku? "
Saat aku membaca pesan darinya, aku sungguh sangat terkejut. Aku sangat
senang, hingga aku memukul mukul bantalku. "Apa aku mimpi? Ini tidak mungkin,
Azer menyukaiku? Aaaaa" ucapku dengan girang. " Oke, tenang... Dia pasti sudah
menunggu aku menjawab pesannya, lebih baik kujawab sekarang. " Ucapku. Aku pun
membalas pesan nya dengan jantung yang berdebar-debar.
" Iya, aku masih menyukaimu, sama seperti dulu. Perasaan ini masih aku simpan, dan
tidak akan pernah berubah " jawabku.
" Alhamdulillah, syukur lah... Saya kira kamu sudah lupa sama saya dan sudah punya
yang baru "
" Tentu saja tidak... Untuk apa aku melakukan itu. Aku akan selalu menepati janji ku
seperti yang ku katakan dulu kepadamu, bahwa aku akan tetap menyukaimu dan akan
selalu menunggumu sampai kapanpun. "
" Syukurlah..Aku bangga kamu menepati janjimu, Zea. Ternyata memang
benar, kamu sungguh berbeda dari cewek lain. "
" Maksudnya? " Tanyaku dengan bingung.
173

