Page 176 - CERPEN 9A - Copy
P. 176

Aku pun mengangguk pelan dan tersenyum malu.

              "Ihh, pipi nya merah atuh Neng.. " Ucap nya sambil tertawa melihat ku.

              Aku pun tersipu malu lalu memegang pipiku.

              "Yaudah, saya pergi dulu ya... Semangat nyapu nya Neng Zea... Biar yayang nya makin

              cinta."

                Aku pun tersenyum mendengar ucapan nya.

              "Iya Bu.. makasih semangat nya."

                      Aku pun kembali menyapu. Setelah selesai menyapu, aku duduk sebentar di

              kursi depan kontrakanku. Sambil memerhatikan cincin dari nya.   Ternyata di dalam
              lingkaran  cincin  itu  terdapat  ukiran  tulisan  'Zea  &  Azer'.  Aku  berpikir  bahwa  ini


              adalah cincin tunangan kita berdua. Tapi, Aku masih tidak menyangka semua ini bisa
              terjadi.


                      Aku berpikir yang terjadi tadi malam hanyalah sebuah mimpi. Tetapi, aku rasa
              ini  nyata.  Aku  sangat  senang,  akhirnya  Allah  menjawab  semua  doa  doa  ku  setelah


              sekian lama aku menunggu jawaban nya dan akhirnya sekarang doa itu sudah terjawab.
              Orang  tuaku  belum  tahu  tentang  ini,  namun  akan  kuberitahu  ketika  mereka


              menjengukku lagi.



              Bagian 8: Jujur
              4 hari kemudian.


              Hari ini adalah hari dimana keluarga ku menjenguk kembali. Aku sangat senang dan
              tidak  sabar  menunggu  mereka  datang  menjengukku.  Mama  bilang  kepadaku  lewat


              chat, bahwa mereka akan datang pukul 10.00 pagi.
              "Assalamu'alaikum, Mbak Zea..." Ucap suara yang kudengar dari balik pintu kontrakan


              ku.








                                                                                                           176
   171   172   173   174   175   176   177   178   179   180   181