Page 126 - BUKU SEABAD RAKYAT INDONESIA BERPARLEMEN
P. 126

UPAYA MENYATUKAN KEMBALI REPUBLIK INDONESIA
                                                                                                         (1950-1960)





                  PEMILU PARLEMEN 1955:

                  PESTA DEMOKRASI PERTAMA

                  DI INDONESIA




                  Meski  tertunda  hampir  satu  dasawarsa,  yang  sedianya  pemilu  pertama
                  dilaksanakan  pada  Januari  1946,  Pemilu  1955  merupakan  catatan  sejarah

                  keberhasilan bangsa Indonesia menata sistem politik yang demokratis sebagai

                  negara yang baru merdeka.










                  KEBERHASILAN  penyelenggaraan  pesta  demokrasi  untuk  pertama
                  kalinya  dalam  sejarah  Indonesia  melahirkan  optimisme  di  kalangan
                  para  pemimpin  dan  seluruh  rakyat  Indonesia.  Pemilu  pertama  yang
                  diselenggarakan  pada  September  1955  itu  menepis  pandangan  dan
                  prediksi  pers  Barat  yang  pesimis  terhadap  kemampuan  pemerintah
                  Indonesia menyelenggarakan pesta demokrasi.


                  Dilaksanakan pada 29 September 1955, pemilu ditetapkan untuk mem-
                  perebutkan 260 kursi dengan masing-masing kursi mewakili 300 ribu
                  suara. Pemilu diselenggarakan oleh sebuah panitia yang disebut PPI
                  (Panitia  Pemilihan  Indonesia),  yang  memiliki  cabang  di  16  wilayah.
                  Pada Pemilu 1955 ditetapkan sebanyak 96 ribu tempat pemungutan
                  suara (TPS) di seluruh Indonesia.


                  Pada kenyataannya hasil pemilu mencatatkan terpilihnya 272 anggo-
                  ta parlemen. Jumlah itu terdiri dari 257 orang terpilih dalam pemilu, 3
                  orang diangkat untuk mewakili daerah Irian Barat, 6 orang diangkat
                  mewakili minoritas Eropa, dan 6 orang diangkat sebagai wakil mino-
                  ritas Tionghoa. Penambahan 15 anggota di luar pemilu diangkat oleh
                  Presiden.


                  Pelaksanaan  pemilu  pertama  menggunakan  UUDS  1950  yang  berisi
                  peraturan tentang Presiden dan lembaga tinggi lainnya. UUDS meru-
                  pakan modifikasi dari Konstitusi RIS. Sebab, seiring dengan dibubar-
                  kannya  RIS  dan  ditetapkannya  Indonesia  sebagai  negara  kesatuan





                    dpr.go.id                                                                               119
   121   122   123   124   125   126   127   128   129   130   131