Page 471 - Prosiding Seminar Nasional: Problematika Pertanahan dan Strategi Penyelesaiannya. Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional bekerja sama dengan Pusat Studi Hukum Agraria
P. 471

Suhadi: Perolehan Tanah untuk Pembangunan PLTU Jawa Tengah ...     463

                                                                                          5
                            Tabel 1: Kebutuhan Tanah untuk Pembangunan PLTU Batang
               No               Pemanfaatan                      Luas                  Lokasi
               1    Pembangunan dan pengoperasian                226,4 Ha  Desa Ujungnegoro
                    Power Block                                             Desa Karanggeneng
                                                                            Desa Ponowareng
               2    Pembangunan jaringan SUTET 500 KV              61,4 Ha  Desa Karanggeneng
                                                                            Desa Wonookerso
                                                                            Desa Ponowareng
                                                                            Desa Kenconorejo
                                                                            Desa Simbang jati
                                                                            Desa Beji
                                                                            Desa Tulis
                                                                            Desa Wringin Gintung
               3    Pembangunan gardu induk                         25 Ha  Desa Simbang Jati
                                                                            Desa Beji
                                                                            Desa Tulis
               4    Pembangunan jalan akses menuju                  1,6 Ha  Desa Karanggeneng
                    Power Block dan Fly Over                                Desa Ponowareng
                    Total Kebutuhan Tanah                         314,4 Ha

                  Perolehan  tanah  untuk  pembangunan  power  block  PLTU  Batang  sebagai  proyek
             showcase KPS menarik untuk dikaji lebih lanjut. Permasalahan yang diajukan dalam tulisan
             ini adalah tanah untuk pembangunan PLTU Batang (sebagai proyek kerjasama Pemerintah
             dan Swasta) apakah termasuk kategori tanah untuk kepentingan umum atau tanah untuk
             kepentingan swasta.


              B.  Metode Penelitian
                  Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan socio-legal. Studi
             socio-legal  merupakan  kajian  terhadap  hukum  dengan  menggunakan  pendekatan  ilmu
                                                6
             hukum maupun ilmu-ilmu sosial. Penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis studi
                   7
             kasus , yakni PLTU Batang. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik dokumentasiberupa
             bahan-bahan hukum, dokumen atau arsip yang terkait dengan pembangunan PLTU Batang
             serta dilengkapi dengan wawancara kepada narasumber dan pengamatan di lapangan.


             C.  Hasil Pembahasan
             1.  PLTU Batang: Proyek Infrastruktur Kelistrikan dengan skema Kerjasama
                  Pemerintah dan Swasta
                  Pembangunan PLTU Batang merupakan pembangunan infrastruktur dengan model KPS.
             Dokumen pelaksanaan dan penjaminan  proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa


                5 Pengumuman Amdal Pembangunan PLTU Jawa Tengah 2 X 1000 MW Kabupaten Batang Provinsi Jawa
             Tengah, tanggal 8 Oktober 2012 dan 15 Oktober 2012
                6  Sulistyowati  Irianto.  “Memperkenalkan  Kajian  Sosio-Legal  dan  Implikasi  Metodologisnya”  dalam
             Adriaan W. Bedner, dkk (Editors). Kajian Sosio Legal. (Denpasar Bali: Pustaka Larasan, 2012) h. 2
                7 Robert K. Yin. StudiKasusDesaindanMetode (terjemahan M. DjuaziMudzakir) darijudulasliCase Study
             Research: Design and Methods. (Jakarta: RadjaGrafindoPersada, 2015), hal 1
   466   467   468   469   470   471   472   473   474   475   476