Page 411 - Asas-asas Keagrariaan: Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia
P. 411
Putusan Mahkamah Konstitusi dalam Perkara Nomor 3/PUU/2010
tentang Pengujian UU No. 27 tahun 2007 memberikan 4 (empat) tolak
ukur frasa “sebesar-besarnya” untuk kemakmuran rakyat, adapun tolak
ukur tersebut yaitu:
a. kemanfaatan sumber daya alam bagi rakyat;
b. tingkat pemerataan manfaat sumber daya alam bagi rakyat;
c. tingkat partisipasi rakyat dalam menentukan manfaat sumber daya
alam, serta;
d. penghormatan terhadap hak rakyat secara turun-temurun dalam
memanfaatkan sumber daya alam.
2. Pengujian UU Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
a. Pemohon
1) Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KiARA) (Pemohon
I);
2) IndonesianHuman Right Committe for Social Justice (IHCS)
(Pemohon II);
3) Pusat Kajian Pembangunan kelautan dan Peradaban Maritim
(PK2PM) (Pemohon III);
4) Konsorsium Pembaharuan Agraria (KPA) (Pemohon IV);
5) Serikat Petani Indonesia (SPI) (Pemohon V);
6) Yayasan Bina Desa Sadajiwa (Pemohon VI);
7) Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI)
(Pemohon VII);
8) Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) (Pemohon
VIII);
9) Aliansi Petani Indonesia (API) (Pemohon IX);
10) Tiharom (Pemohon X);
11) Waun (Pemohon XI);
12) Wartaka (Pemohon XII);
13) Carya bin Darja (Pemohon XIII);
14) Kadma, Saidin, Jamhuri, Rosad, Tarwan, Tambrin Bin Tarsum,
Yusup, Rawa Bin Caslani, Kasirin, Salim, Warta, Rakim Bin
380 Hubungan Keagrariaan

