Page 412 - Asas-asas Keagrariaan: Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia
P. 412

Taip, Kadim, Abdul Wahab Bin Kasda, Mjahidin, Kusnan,
                        Casala Bin Rasita, Kartim, Rastono Bin Cartib, Ratib Bin
                        Takrib, Wardi, Agus Sugandi, Budi Laksana (Pemohon XIV -
                        Pemohon XXXVI)


                        Dalam hal ini didampingi Kuasa Hukum: Ecoline Situmorang,
                   S.H., Jansen E. Sihaloho, S.H., M. Taufiqul Mujib, S.H., Riando
                   Tambunan, S.H., dkk adalah Advokat dan Pengabdi Bantuan Hukum
                   tergabung dalam Tim Advokasi Tolak Hak Pengusahaan Perairan
                   Pesisir (HP-3) yang berdomisili hukum di kantor Jl. Tegal Parang
                   Utara No. 43, Mampang , Jakarta Selatan-127.


             b.    Pasal Yang Dimohonkan Pengujian Dan Argumentasi Pemohon
                   Para pemohon pada pokoknya mengajukan pengujian konstitusionalias
             atas Pasal 1 angka 4, angka 7 dan angka 18, Pasal 14 ayat (1), Pasal 16 ayat
             (1) dan ayat (2), Pasal 20 ayat (1), Pasal 23 ayat (2), ayat (4), ayat (5) dan
             ayat (6), ayat (2) dan Pasal 60 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor
             27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
             (Lembaran Negara RI Tahun 2007 Nomor 84 dan Tambahan Lembaran
             Negara RI Nomor 4739) terhadap , Pasal 1 ayat (3), Pasal 18B ayat (2),
             Pasal 28A, Pasal 28C ayat (2), Pasal 28D ayat (1), Pasal 28E ayat (1) dan
             ayat (2), Pasal 28H ayat (2), Pasal 28G ayat (1) , Pasal 28I ayat (2) serta
             Pasal 33 UUD 1945 Undang-Undang Dasar negara Republik Indonesia
             Tahun 1945 (selanjutnya disebut UUD 1945)
                   Permohonan uji materi atas pasal-pasal sebagaimana tersebut diatas
             didasarkan pada argumentasi-argumentasi sebagai berikut:
             1.    Pasal 1 angka 4, angka 7, dan angka 18, Pasal 16 ayat (1), Pasal 23
                   ayat (2) dan ayat (4) UU 27/2007 bertentangan dengan Pasal 28D
                   ayat (1) UUD 1945
                        Bahwa terdapat potensi tumpang tindih Hak Pengusahaan
                   Perairan Pesisir (HP-3) dengan pemberian hak atau perijinan oleh
                   instansi/sektor lain. Tumpang-tindih objek tersebut di antaranya
                   adalah: (1) antara HP-3 dengan perijinan bidang kehutanan yaitu
                   tentang pemanfaatan hutan mangrove, fauna/flora yang terdapat
                   di kawasan perairan pantai, dan penggunaan jasa lingkungan di
                   kawasan hutan mangrove tersebut; (2) antara HP-3 dengan perijinan



                       Pemaknaan Hak Menguasai Negara Oleh Mahkamah Konstitusi  381
   407   408   409   410   411   412   413   414   415   416   417