Page 135 - Konstitusionalisme Agraria
P. 135
membentuk sejumlah institusi pendukung mulai dari kementerian,
panitia dan Pengadilan Land Reform. Namun belum sempat
dilakukan sepenuhnya, tragedi politik yang terjadi pada tahun 1965
telah mengubah haluan pembangunan karena terjadi perubahan
kepemimpinan nasional. Land Reform kemudian perlahan-lahan
ditinggalkan.
Pada periode ini Konstitusi Agraria dibangun dan dijabarkan
dengan semangat yang anti-penjajahan dan semangat nasionalisme
yang sangat kuat untuk menjadikan bangsa Indonesia berdaulat
terhadap seluruh aset, tanah dan sumber daya alam lainnya. Selain
itu, keterlibatan komponen rakyat dalam segala usaha di bidang
tanah dan sumber daya alam menjadi prioritas utama baik melalui
koperasi maupun penguatan rakyat melalui organisasi-organisasi
sayap partai politik yang berbasis massa.
104 Konstitusionalisme Agraria

