Page 441 - Konstitusionalisme Agraria
P. 441

Ketentuan berikutnya menetapkan bahwa negara harus mengakui
            hak petani, buruh tani, dan pemilik tanah, serta koperasi, dan
            organisasi petani independen lain untuk berpartisipasi dalam
            perencanaan, organisasi, dan pengelolaan program, dan akan
            memberikan dukungan kepada pertanian melalui teknologi tepat
            guna dan penelitian, dan pendanaan yang memadai, produksi,
            pemasaran, dan layanan dukungan lainnya. Negara juga  harus
            menerapkan prinsip-prinsip reforma agraria atau penataan, setiap
            kali dapat dilakukan sesuai dengan hukum, dalam pembagian atau
            pemanfaatan sumber daya alam lainnya, termasuk tanah milik
            publik di bawah izin atau konsesi yang cocok untuk pertanian,
            pengembalian kepada pemilik hak sebelumnya, dan pengakuan
            terhadap hak-hak masyarakat adat atas tanah leluhur mereka.
                 Di Filipina, norma-norma reforma agraria di dalam Konstitusi
            1987 dijabarkan lebih lanjut dalam Comprehensive Agrarian Reform
            Law dan kemudian Comprehensive Agrarian Reform Program
            (CARP). Untuk menjalankan reforma agraria tersebut dilaksanakan
            oleh Department of Agrarian Reform (DAR). Departemen ini
            sebenarnya sudah dibentuk pada tahun 1971 oleh Presiden Marcos,
            yang pada tahun 1978 pernah diubah namanya menjadi Ministry
            of Agrarian Reform. Saat ini departemen kembali bernama
            Department of Agrarian Reform.
                 Selain Filipina, negara lain yang memperkuat dasar reforma
            agraria di dalam konstitusinya adalah Barzil. Konstitusi Brazil 1988
            yang dibentuk sebagai konstitusi pengganti setelah menumbangkan
            rezim diktator militer di negeri itu mengatur mengenai ketentuan
            melakukan reforma agraria ke dalam konsitusi tertulisnya. Di dalam
            konstitusi tersebut terdapat bagian dengan judul The Economic
            and Financial Order terdapat bab III dengan judul Agricultural
            and Land Policy and Agrarian Reform. Setelah konstitusi tersebut
            disahkan, Pemerintah Brazil membuat First Land Reform National
            Plan untuk memulai pelaksanaan land reform. Selain itu ada juga
            negara-negara lain yang menempatkan ketentuan reforma agraria di
            dalam konstitusinya seperti Nicaragua dengan Konstitusi 1987, Afrika
            Selatan dalam Konstitusi 1996, dan Bolivia dalam Konstitusi 2009.


               410     Konstitusionalisme Agraria
   436   437   438   439   440   441   442   443   444   445   446