Page 114 - Potret Perjuangan Bapak Hukum Agraria Prof. Boedi Harsono
P. 114

BAB V
                         PENSIUN BUKAN BERARTI
                            BERHENTI BERKARYA








               Menjadi Guru Besar Hukum Agraria
                   Meskipun pada tanggal 31 Mei 1979 tugas formal Boedi Har-
               sono berakhir, setelah mengabdi 36 tahun di birokrasi keagrariaan,
               hari-hari kehidupan beliau lebih intens sebagai tokoh yang
               memiliki kepakaran dalam Hukum Agraria. Pengabdian Boedi
               Harsono di bidang pendidikan semakin dikukuhkan dengan
               diangkatnya beliau sebagai Guru Besar Luar Biasa dalam Mata
               Pelajaran Hukum Agraria pada FH UI di Jakarta berdasarkan Surat
               Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tanggal 25 April
               1986 mulai 1 April 1986  dan menjadi Guru Besar Tetap dalam
               Mata Pelajaran Hukum Agraria pada Fakultas Hukum Universi-
               tas Trisakti di Jakarta berdasarkan Surat Keputusan Menteri
               Pendidikan dan Kebudayaan R.I. tanggal 4 Mei 1987 mulai 1 April
               1987.
                   Sesungguhnya, Prof. Boedi Harsono (sehari-hari di FH Usakti
               kemudian lebih akrab dikenal sebagai Prof. Boedi) bukanlah penga-
               jar Hukum Agraria yang pertama menjadi Guru Besar Hukum
               Agraria, sebab pada tanggal 14 Mei 1983, Prof. Dr. A.P. Parlin-

                                         101
   109   110   111   112   113   114   115   116   117   118   119