Page 140 - Potret Perjuangan Bapak Hukum Agraria Prof. Boedi Harsono
P. 140

BAB VI
                  BOEDI HARSONO DI MATA MURIDNYA








               Boedi Harsono, Bapak ku, Guru ku, Profesor ku
               Prof. Arie Sukanti Hutagalung, S.H., MLI
                   Sudah hampir 6 (enam) bulan sejak kepergian Alm. Bapak Prof.
               Boedi Harsono konseptor UUPA, Bapak Hukum Tanah Nasional, tetapi
               masih berbekas rasa kebersamaan dengan beliau sejak permulaan tahun
               1977. Saya sudah lupa kapan tepatnya perjumpaan pertama dengan
               beliau, yang saya ingat pada waktu saya duduk di tingkat persiapan
               Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) Program Ekstensi, se-
               nior-seniorku menakuti-nakuti bahwa ada 2 (dua) mata kuliah killer di
               Tingkat IV yaitu Hukum Antar Tata Hukum (HATAH) yang diasuh oleh
               Bapak Charles Himawan, S.H., LLM, PhD. (Almarhum. Prof. Charles
               Himawan, S.H., LLM, PhD, dan Hukum Agraria diasuh oleh Bpk. Prof.
               Mr. Boedi Harsono (Almarhum Prof. Boedi Harsono,). Untuk Mata Kuliah
               HATAH buku wajibnya ada 7 (tujuh); sedangkan Hukum Agraria buku
               wajibnya ada 3 (tiga), tetapi sebelum mengikuti ujian tertulis  ada tes dan
               wawancara yang harus dinyatakan lolos terlebih dahulu.
                   Saya mulai belajar dan menguliti buku-buku tersebut, sehingga saya
               berhasil lolos tes untuk mengikuti ujian kedua mata kuliah tersebut. Berkat
               kerja keras dan usaha saya, akhirnya saya mendapatkan nilai 9 untuk

                                         127
   135   136   137   138   139   140   141   142   143   144   145