Page 153 - Potret Perjuangan Bapak Hukum Agraria Prof. Boedi Harsono
P. 153
Oloan Sitorus & Taufik N. Huda
Kebudayaan.
Bapak selalu mengatakan dalam berbagai kesempatan bahwa Uni-
versitas Trisakti dan Badan Pertanahan Nasional adalah rumah kedua
beliau. Beliau begitu cinta terhadap kedua institusi ini. Meskipun usia
sudah lanjut, beliau selalu menanyakan bagaimana perkembangan kedua
institusi tersebut.
Sebagai asisten beliau, yang kebetulan dipercaya sebagai pimpinan
Fakultas Hukum Universitas Trisakti, saya harus selalu siap dengan
jawaban-jawaban apabila bapak bertanya tentang perkembangan Fakultas
Hukum Universitas Trisakti. Di usia yang sudah 89 tahun, Bapak masih
datang ke Fakultas. Pertama-tama yang ia masuki adalah ruang Dekan.
Kepada Sekretaris Dekan, pertanyaan yang selalu diajukan adalah “Dekan
ada?” Jika dijawab ada, lalu Bapak masuk ke ruang Dekan. Di ruang
Dekan Bapak biasanya menanyakan perkembangan atau ada kegiatan
apa yang sedang dilakukan Fakultas maupun Universitas. Setelah dari
ruang Dekan, beliau ke ruang Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, Wakil
Dekan III, dan terakhir ke saya, Wakil Dekan IV. Begitu pintu dibuka
dengan menggunakan tongkat beliau, sapaan yang hangat sebagai seorang
sahabat selalu terngiang di telinga saya “selamat pagi Ibu Eka”. Lalu
saya berdiri, membalas sapaan Bapak dengan “selamat pagi Anjasmara”.
Beliau tertawa, lalu masuk ke ruangan saya dan duduk serta berbincang-
bincang. Beliau bertanya bagaimana hari ini? Keluarga sehat? Sedang
apa? Dan pertanyaan-pertanyaan lain sebagai seorang sahabat. Suatu
saat beliau mengatakan bahwa beliau sangat berbahagia bisa berada di
tengah-tengah kami. Beliau mengatakan bahwa kami adalah teman dan
sahabat. Teman dan sahabat itu Eka, buat saya lebih dari keluarga. Ketika
mendengar beliau mengatakan hal tersebut, saya terharu sekali.
Dalam kesempatan yang berbeda-beda, beliau menasihati kami, untuk
jangan pernah punya cita-cita pensiun. Kita harus tetap beraktivitas. Sebab
sekali kita punya niat untuk pensiun, maka kita akan menjadi tua dan
140

