Page 22 - SEJARAH PERLAWANAN TERHADAP IMPREALISME DAN KOLOLISME DI DAERAH SULAWESI TENGGARA
P. 22
tahui pula, bahwa Kompeni Belanda senantiasa berusaha
menanamkan idiologinya secara lunak melalui perjanjian-
perjanjian yang sifatnya mengikat. Pada hakekatnya pengaku-
an Kompeni Belanda terhadap kekuasaan Sultan hanyalah
suatu taktik untuk menjadikan Sultan sebagai alat dalam
usaha Kompeni Belanda menguasai Kerajaan Buton.
Keadaan yang demikian ini sanga t berkesan di hati
Himaya tuddin sehingga setelah ia menaiki takhta kesultanan
yang pertama pada tahun 17 5 I, ia bersifat apriori terhadap
semua perjanjian yang telah ada yang dibuat oleh Kompeni
dan Sultan sebelumnya. Ia merasa tidak terikat dengan per-
janjian-perjanjian itu. Ketetapan hatinya bertam bah teguh
setelah seorang bekas pegawai Kompeni yang berkebangsaan
Belanda bernama Frans Frous memberikan informasi bahwa
campur tangan Kompeni terhadap urusan pemerintahan raja-
raja di Indonesia merupakan ha! yang tidak wajar dan perlu
ditentang. Kedatangan Frans Frous ke Daerah Buton ini
disertai keluarga dan pengikut-pengikutnya. Frans Frous
diterima oleh Sultan sebagai sahabat yang mengerti akan
gejala hati rakyat Buton. Menurut keterangan La Mane
Maramli. Oputa l Koo (Himayatuddin) telah mengislamkan
sahabatnya bersama keluarganya atas permintaannya sendiri.
Frans Frous sebenarnya adalah seorang buronan kompeni
karena si kapnya yang merongrong kebijaksanaan pemerintah
Belanda. Hal ini diketahui oleh Sultan Himayatuddin. Secara
diam-diam Sultan melindungi Frans Frous. Bahkan mem beri-
kan bantuan seperlunya.
Tercatat dalam sejarah Sulawesi Tenggara, peristiwa
Frans Frous yang melarikan diri dari pihak Belanda, bertahan
di pulau KabaEna dan mendirikan benteng pertahanan di
4
sana. )
Pada tahun 1752. sebuah kapal dagang Belu.nda "Rusten
Werk" datang berlabuh di pelabuhan Bau-Bau. Frans Frous
bersama pengikutnya datang ke Bau-Bau dan mem aksa
Nakada untuk menyerahkan semua barang berharga di kapal
termasuk uang yang ada. Pada peristiwa itu beberapa orang
penduduk membantu Frans. Karena Nakada kapal Rusten
13