Page 124 - Educational HYpnosis
P. 124
Educational Hypnosis (2018)
Free Ebook by Zainurrahman, S.S., M.Pd., CHt.
Zonahypnosis.wordpress.com
Untuk menggunakan NLP di dalam memberikan perkuliahan atau materi
pelajaran di kelas, maka prinsip-prinsip NLP akan berlaku. Berikut ini sejumlah
masukan dari saya berkaitan dengan pemanfaatan prinsip-prinsip NLP di dalam
kelas:
- Representasi Internal: pastikan kita memiliki strategi yang bervariasi dalam
menjelaskan dan memberikan contoh yang meliputi contoh visual, auditori,
dan kinestetik. Kita juga bisa menjelaskan kepada para siswa bahwa
masing-masing mereka memiliki kecenderungan yang unik dan oleh karena
itu mereka harus memaksimalkan apa yang mereka miliki di dalam
pembelajaran di kelas.
- Outcome: pastikan kita mengetahui dengan jelas hasil yang kita harapkan
agar kita tetap menjaga kongruensi dan tidak “keluar jalur” sehingga jauh
dari outcome yang kita harapkan. Kita juga harus menjelaskan kepada para
siswa bahwa outcome tersebut adalah outcome bersama sehingga mereka
juga mengetahui tujuan dari pembelajaran.
- Potensi Komunikasi: kita dapat memproduksi sinyal non-verbal yang akan
sangat membantu para siswa memahami apa yang kita sampaikan secara
verbal. Di sisi lain, kita juga dapat memahami apa yang sedang dirasakan
oleh para siswa dengan mengamati sinyal non-verbal mereka. Misalnya,
ketika mereka terlihat letih dan bosan, kita dapat menyelingi sedikit humor
untuk menyegarkan kembali pikiran mereka agar dapat kembali pada
proses pembelajaran.
- Potensi Mencapai Outcome: dengan prinsip ini, kita akan memiliki
keyakinan bahwa tidak ada siswa yang bodoh, tidak ada siswa yang tidak
mampu memahami apa yang disampaikan di depan kelas. Keyakinan ini
juga harus diajarkan kepada mereka agar upaya yang mereka lakukan
dapat optimal.
- Adanya Pilihan: dengan prinsip ini, maka kita akan menjadi fleksibel dalam
menggunakan berbagai model, teknik, atau strategi dalam menyajikan
materi.
- Replikasi Kesuksesan: prinsip ini sangat penting untuk kita dalam
memberikan motivasi kepada siswa. Kita bisa memberikan motivasi kepada
siswa di awal kelas atau di akhir kelas dengan menceritakan kesuksesan-
kesuksesan orang tertentu, khususnya yang relevan di bidang ilmu masing-
masing. Tentunya, kita juga menyampaikan kepada para siswa bahwa
setiap orang memiliki peluang sukses yang sama.
Beberapa prinsip yang tidak saya sebutkan di atas memang pada dasarnya
berlaku untuk komunikasi perorangan. Dalam penyampaian materi di kelas,
prinsip-prinsip yang tersebut di atas dapat kita terapkan. Intinya, prinsip-prinsip di
atas kita terapkan agar: (1) siswa mengetahui bagaimana seharusnya mereka
117

