Page 15 - Educational HYpnosis
P. 15
Educational Hypnosis (2018)
Free Ebook by Zainurrahman, S.S., M.Pd., CHt.
Zonahypnosis.wordpress.com
meskipun pada dasarnya seluruh bagian otak saling terhubung dan oleh
karenanya saling memengaruhi.
Stimulus visual diproses pada bagian occipital lobe (visual cortex).
Sementara itu, stimulus auditori diproses di bagian temporal lobe (auditory
cortex). Stimulus aroma juga diproses di bagian temporal lobe. Dan stimulus
sensasi diproses di bagian somatosensory cortex.
Satu hal yang penting untuk disadari adalah bahwa setiap orang memiliki
kecenderungan tertentu dalam menerima stimulus. Ada orang yang indra
penglihatannya lebih berkembang dari pada indra pendengarannya, dan begitu
juga sebaliknya. Hal ini berhubungan dengan perkembangan bagian otak dari
orang tersebut, terutama perkembangan jaringan sinaps di bagian-bagian yang
memroses stimulus. Meskipun seseorang memiliki seluruh sensory input yang
sehat, namun orang tersebut bisa jadi lebih mudah menerima informasi dengan
cara melihat dari pada mendengar. Jika memang demikian, maka orang tersebut
mungkin akan kesulitan dalam mendalami musik, tetapi sangat baik dalam
mendalami fotografi, dan sebagainya.
Kecenderungan adanya dominasi sensory input tertentu dari sekian sensory
input membentuk pola belajar yang kita kenal di dalam pendidikan sebagai
learning modalities. Prince (2005) menyebutkan bahwa setidaknya ada tiga
learning modalities yang harus kita ketahui, yakni visual, auditori, dan kinestetik.
Prince melanjutkan bahwa ciri-ciri siswa visual adalah lebih senang dengan
penggunaan informasi grafis seperti gambar, tabel, diagram, dan sebagainya.
Siswa auditori lebih senang dengan penggunaan informasi dalam bentuk suara,
bunyi, termasuk di dalamnya diskusi. Sementara itu, siswa kinestetik lebih suka
dengan aktivitas-aktivitas berbasis gerakan. Sederhananya, sebagian orang lebih
mudah belajar dengan cara melihat, sebagian lebih mudah belajar dengan cara
mendengar, dan sebagian lagi lebih mudah belajar saat melakukannya sendiri
dalam bentuk action. Sebagai pendidik, sangat penting bagi kita untuk
merumuskan strategi mengajar yang melibatkan pembelajaran seluruh sensory
8

