Page 605 - Karen Armstong - Sejarah Tuhan
P. 605
http://pustaka-indo.blogspot.com
10
Kematian Tuhan?
Pada awal abad kesembilan belas, ateisme benar-benar telah
menjadi agenda. Kemajuan sains dan teknologi melahirkan
semangat autonomi dan independensi baru yang mendorong
sebagian orang untuk mendeklarasikan kebebasan dari
Tuhan. Inilah abad ketika Ludwig Feuerbach, Karl Marx,
Charles Darwin, Friedrich Nietzsche, dan Sigmund Freud
menyusun tafsiran filosofis dan ilmiah tentang realitas tanpa
menyisakan tempat buat Tuhan. Bahkan pada akhir abad itu,
sejumlah besar orang mulai merasakan bahwa sekiranya
Tuhan belum mati, maka adalah tugas manusia yang rasional
dan teremansipasi untuk membunuhnya. Gagasan tentang
Tuhan yang telah ditempa selama berabad-abad di kalangan
Kristen Barat kini terasa tidak lagi memadai, dan Zaman
Akal tampaknya telah menang atas abad-abad penuh
takhayul dan fanatisme. Benarkah demikian? Barat kini telah
mengambil inisiatif, dan semua aktivitasnya akan memiliki
efek menentukan terhadap orang Yahudi dan Muslim, yang
akan terdesak untuk meninjau ulang kedudukan mereka.
Banyak ideologi yang menolak gagasan tentang Tuhan
memiliki argumen yang baik. Tuhan Kristen Barat yang
antropomorfik dan personal sangatlah rentan. Banyak
kejahatan mengerikan telah dilakukan atas namanya. Namun
demikian, kematiannya tidak dirasakan sebagai pembebasan
yang melegakan, tetapi justru diwarnai keraguan, ketakutan,
dan, dalam beberapa kasus, konflik yang menggundahkan.
~598~ (pustaka-indo)

