Page 625 - Karen Armstong - Sejarah Tuhan
P. 625

http://pustaka-indo.blogspot.com

                   Dengan semua kesengsaraanmu!
                   Oh, kembalilah
                   Kepada penyendiri yang terakhir!
                   Semua linangan air mataku
                   Mengalir demi dirimu!
                   Dan bara terakhir dari hatiku—
                   Menyala untukmu!
                   Oh, kembalilah
                   Tuhanku  yang  asing!  Deritaku!  Kebahagiaanku—
                                  20
                   yang terakhir.
             Seperti  halnya  Hegel,  teori-teori  Nietzsche  dipakai  oleh
             generasi Jerman terkemudian untuk menjustifikasi kebijakan
             Sosialisme  Nasional—memperlihatkan  betapa  ideologi
             ateistik bisa membawa pada kekejaman yang setara dengan
             gagasan tentang “Tuhan”.


             Tuhan  selalu  merupakan  sebuah  pertarungan  di  Barat.
             Kematiannya juga ditandai oleh ketegangan, kesedihan, dan
             kecemasan. Di dalam In Memoriam, misalnya, penyair besar
             Victorian,  Alfred  Lord  Tennyson  bergidik  ketakutan
             membayangkan sebuah dunia tanpa tujuan. Puisi yang terbit
             tahun  1850  itu,  sembilan  tahun  sebelum  penerbitan  The
             Origin  of  Species,  memperlihatkan  bahwa  Tennyson
             merasa imannya runtuh dan dirinya berubah menjadi


                   Seorang bayi yang menangis di tengah malam;
                   Seorang bayi yang menangis di kegelapan
                   Tanpa bahasa lain kecuali tangisan.  21
             Dalam  “Dover  Beach”,  Matthew  Arnold  menyesali
             kepastian  surutnya  laut  keimanan,  yang  membuat  manusia
             mengembara  dalam  dataran  yang  gelap.  Keraguan  dan
             kekecewaan  telah  menyebar  di  seluruh  dunia  Ortodoks,
             meskipun inti keraguan di Barat bukanlah pengingkaran akan
             Tuhan,   melainkan   terhadap   nilai   tertinggi.   Fyodor
             Dostoyevsky,  yang  novelnya  The  Brothers  Karamazov



                            ~618~ (pustaka-indo)
   620   621   622   623   624   625   626   627   628   629   630