Page 659 - Karen Armstong - Sejarah Tuhan
P. 659

http://pustaka-indo.blogspot.com
             tidak  seoptimis  itu  terhadap  sains,  yang  hanya  bisa
             menjelaskan  alam  fisikal.  Wilfred  Cantwell  Smith
             menunjukkan  bahwa  kaum  Positivis  logis  menempatkan diri
             mereka  sebagai  ilmuwan  pada  masa  ketika,  untuk  pertama
             kalinya  dalam  sejarah,  sains  memandang  alam  terpisah
                                         3
             secara  eksplisit  dari  manusia.   Bentuk  pernyataan  yang
             disebut  Ayer  itu  hanya  mengena  bagi  fakta-fakta  objektif
             sains,  namun  tidak  cocok  dengan  pengalaman  manusiawi
             yang  tidak  terpilah  secara  tajam.  Seperti  puisi  atau  musik,
             agama tidak termasuk ke dalam jenis diskursus dan verifikasi
             semacam  ini.  Filosof  linguistik  yang  lebih  mutakhir,  seperti
             Antony Flew pernah berpendapat bahwa penjelasan alamiah
             lebih  rasional  daripada  penjelasan  agama.  “Dalil-dalil”  lama
             tidak berperan: argumen keteraturan alam runtuh karena kita
             perlu keluar dari sistem untuk melihat apakah fenomena alam
             digerakkan oleh hukum-hukumnya sendiri atau oleh Sesuatu
             dari  luar.  Argumen  yang  menyatakan  bahwa  kita  adalah
             makhluk  yang  “bergantung”  atau  “tidak  sempurna”  tidak
             membuktikan  apa-apa,  karena  selalu  ada  kemungkinan
             penafsiran  lain  yang  lebih  tinggi,  namun  bukan  bersifat
             adialami. Flew tidak seoptimis Feuerbach, Marx, atau kaum
             eksistensialis.  Bukan  penderitaan,  bukan  tantangan  heroik,
             melainkan hanya komitmen teguh pada akal dan sains satu-
             satunya cara untuk maju.

             Akan  tetapi,  telah  kita  saksikan  pula  bahwa  tidak  semua
             orang  beragama  berpaling  kepada  “Tuhan”  untuk
             memperoleh  penjelasan  tentang  alam.  Banyak  yang
             memandang  dalil-dalil  itu  sebagai  pengalih  perhatian.  Sains
             dirasa  mengancam  hanya  oleh  orang  Kristen  Barat  yang
             punya  kebiasaan  membaca  kitab  suci  secara  harfiah  dan
             menafsirkan  doktrin  seakan-akan  doktrin  itu  merupakan
             fakta objektif. Para ilmuwan dan filosof yang tak menyisakan
             ruang bagi Tuhan dalam sistem mereka biasanya menyebut



                            ~652~ (pustaka-indo)
   654   655   656   657   658   659   660   661   662   663   664