Page 72 - sektorpublik
P. 72
kepada kepentingan Pemerintah dan bukannya kepentingan
pelayanan terhadap masyarakat pengguna jasa.
3. Fungsi pengembangan kualitas dan penempatan pegawai negeri
adalah merupakan fungsi yang paling berorientasi kepada kepentingan
Pemerintah. Dalam kurikulum dan materi pengembangan kualitas
sangat sedikit porsi pengembangan pelayanan. Dalam latihan pra
jabatan untuk calon PNS misalnya, materi yang diberikan lebih banyak
materi umum kewarganegaraan dan baris-berbaris. Bahkan dahulu
dalam latihan pra jabatan juga diajarkan cara penggunaan senjata api
atau menembak. Materi yang terkait dengan penyelenggaraan
pelayanan sama sekali tidak diberikan. Sebagai pembanding, ada
salah satu perusahaan penyelenggara jasa layanan yang mewajibkan
calon pegawainya mengikuti pelatihan yang salah satu materi dalam
pelatihan tersebut adalah tersenyum.
4. Fungsi promosi penggajian dan kesejahteraan dilakukan secara baku
dan kaku sehingga tidak memungkinkan dilakukan pendekatan
kontingensi. Lebih dari itu kepentingan pengguna jasa juga tidak
dijadikan sebagai acuan dalam pelaksanaan fungsi-fungsi tersebut.
Misalnya sistem penggajian tidak dilakukan berdasarkan prestasi tapi
dilakukan atas dasar ukuran baku yang kurang mencerminkan prestasi
kerja.
5. Fungsi pemberhentian, sama dengan fungsi yang lainnya dimana
perumusannya dilakukan secara kaku dan tidak memberi peluang
untuk dilakukannya pendekatan kontingensi serta tidak berorientasi
kepada kepentingan pengguna jasa pelayanan.
68

