Page 16 - Sejarah Bencana Gempa di Sumatera
P. 16
16 KEARIFAN LOKAL DALAM MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI DI SUMATERA
Diagram Struktur bumi mengilustrasikan cikal-bakal teori Tektonik Lempeng (“Plate
teori tektonik lempeng. Kerak bumi Tectonic Theory”) yang menjadi dasar bagi
baru terbentuk di jalur pemekaran lantai perkembangan ilmu gempabumi modern.
samudra. Kerak bumi lama di daur ulang
Ada lempeng baru yang muncul
di zona subduksi (penunjaman). Lempeng-
tentu harus diimbangi oleh proses untuk
lempeng yang bergerak berpapasan
mendaur ulang lempeng lama sehingga
satu dengan yang lain pada zona sesar
transform. Gempa-gempa umumnya terjadi luas permukaan bumi tetap. Proses pendaur-
pada wilayah batas-batas lempeng tersebut ulang lempeng lama ini terjadi pada jalur
penunjaman lempeng atau zona subduksi
Sampai akhirnya pada awal tahun lempeng yang secara geografis dicirikan
1960-an, setelah orang dapat mmetakan oleh alur-alur palung laut dalam (Gambar
batimetri dasar lautan dengan lebih baik 2). Pada zona subduksi, lempeng-lempeng
dan teknologi seismik eksplorasi dipakai tua dimasukkan lagi kedalam bumi sehingga
untuk penelitian pemindaian struktur bawah meleleh habis. Salah satu palung laut
permukaan dasar laut, Dr. Dietz dan Dr. dalam yang menjadi tempat penunjaman
Hess menemukan bukti-bukti keberadaan lempeng adalah disepanjang tepian
jalur pegunungan tinggi ditengah Samudra benua di barat Sumatra yang menerus
Atlantik yang merupakan tempat kelahiran sampai ke selatan Jawa, Bali, dan Lombok.
atau terbentuknya lempeng samudra Tabrakan dan penunjaman lempeng
baru dari dalam bumi; Tempat kelahiran samudra menyebabkan lempeng benua
lempeng baru ini kemudian dikenal yang ditabrak, termasuk wilayah Sumatra,
sebagai jalur pemekaran lantai samudra tertekan secara terus menerus. Walaupun
(“oceanic spreading center”). Jadi terbukti gerakannya hanya beberapa sentimeter
bahwa apa yang dikatakan si ilmuwan gila per-tahun namun dalam jangka waktu
Wagener ternyata benar. Sejak itu lahirlah lama, misalnya dalam ribuan tahun, maka

