Page 142 - Cooperative Learning
P. 142
132 BAB 4
G. Metode Pengumpulan Data
1. Pre-test
Pada pertemuan pertama, penulis memberikan pre-test
kepada siswa (siswa kelas VIII MTS Al-Muslimun NW Tegal,
Batulayar). Tes pilihan ganda yang terdiri dari 20 item. Setiap
item i mencetak 5 untuk jawaban yang benar dan 0 untuk
jawaban yang salah sehingga skor maksimal 100
2. Post-test
Langkah terakhir penulis memberikan post-test setelah
memberi mereka pre test kepada siswa, dan untuk mengetahui
perbedaan prestasi skor pre-test dan skor post-test. Ini
dibandingkan antara kelompok eksperimen dan kelompok
kontrol. Dalam post-test peneliti dapat memberikan tes jenis
pilihan ganda untuk skor perbedaanpre-testdanpost-test.
H. Metode Menganalisis Data
1. Rata-rata
2. Mode
3. Median
4. StandarDeviasi
5. T-test
I. Homogenitas Uji
Jika signifikansi lebih besar dari 0,05 maka homogen. Nilai tes
sampel independen di pos-test signifikansi 0,047 kurang dari 0,05
dengan t-test -4,026, yang berarti bahwa varians bereksperimen
homogen (dapat dilihat lampiran tabel 5). Hal ini dilakukan
dengan tes yang berbeda menggunakan t-test tidak berbeda dari
sampel yang berdiri sendiri (t-test) dilakukan dengan uji (pre-test
dibandingkan dengan kontrol eksperimen) serta post-test
dibandingkan dengan kontrol eksperimental dalam sampel
independen. Dan pertanyaan dalam arti di pre-test skor yang
dihasilkan 0,044 berarti homogen dengan nilai tabel t-test =
2578 (dapat dilihat lampiran 9) yang berarti bahwa data dan
kontrol data percobaan adalah homogen dengan uji t = 2,578
lebih besar dari t-tabel = 2,048 di pembilang df dengan = 28, t-
test digunakan tes sampel independen dengan variabel

