Page 211 - Cooperative Learning
P. 211
Implementasi Cooperative Learning di Tingkat SMP 201
maupun cara untuk mempelajarinya melalui investigasi. Slavin
(2005), mengemukakan hal penting untuk melakukan model Group
Investigation adalah: a). Membutuhkan Kemampuan Kelompok. b)
Rencana Kooperatif. c) Peran Guru. Kelebihan dan Kelemahan
Membaca dengan Menggunakan Model Pembelajaran Group
Investigation Kelebihan dari model pembelajara group investigation
1) Siswa lebih mandiri dalam membaca 2) Siswa dengan mudah
menguasai materi bacaan 3) Siswa lebih mudah menemukan isi
bacaan 4) Presentase menarik Kelemahan dari model pembelajaran
group investigation 1) Kelompok harus heterogen 2) Pembagian
kelompok dapat didasarkan kesenangan antar teman 3) Kelompok
akan terbentuk karena kesamaan minat siswa
3) Model Pembelajaran Group Investigation
Model pembelajaran dengan model pembelajaran group
investigation melibatkan siswa sejak perencanaan, baik dalam
menentukan topik maupun cara untuk mempelajarinya melalui
investigasi. umumnya membagi kelas menjadi beberapa kelompok
yang beranggotakan 5 hingga 6 siswa dengan karakteristik yang
heterogen. Pembagian kelompok dapat juga didasarkan atas
kesenangan berteman atau kesamaan minat terhadap suatu topik
tertentu. Para siswa memilih topik yang ingin dipelajari, mengikuti
investigasi mendalam terhadap berbagai subtopik yang telah dipilih,
kemudian menyiapkan dan menyajikan suatu laporan di depan kelas
secara keseluruhan.
B. Hasil Penelitian yang Relevan
Sejumlah penelitian yang akademis telah dilakukan untuk
mengkaji penerapan pendekatan kooperatif learning khususnya tipe
group investiagation.
Menurut pengamatan penulis sejauh ini belum ada penelitian
disekolah tersebut yang membahas tentang penerapan kooperatif
learning dalam pembelajaran bahasa inggris di MTsN Rukoh Kota
Banda Aceh. Namun demikian dibawah ini penulis mencantumkan
penelitian yang dianggap relevan dengan penelitian ini. Penelitian
yang relevan pertama yang dilaksanakan oleh Muhammad Ali

