Page 243 - Cooperative Learning
P. 243

Implementasi Cooperative Learning di Tingkat Sekolah Dasar           233

                  memahami dan menerapkan pembelajaran tersebut, agar hasil yang
                  dicapai dalam pembelajaran bisa lebih baik.
                        Penelitian  yang  terkait  dengan  Cooperative  Learning  telah
                  banyak dilakukan. Hal ini menjadi acuan penulis untuk mengetahui
                  secara  langsung  implementasi  Cooperative  Learning  di  sekolah
                  khususnya  dalam  pembelajaran  bahasa  Indonesia.  Salah  satu  hasil
                  penelitian yang dijadikan acuan oleh penulis yakni penelitian yang
                  dilakukan oleh Munaworoh, yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah
                  yang  berjudul  “Perbedaan  Model  Pembelajaran  Cooperative
                  Learning Tipe Numbered Head Together (NHT) dan Student Teams
                  Achievent  Division  (STAD)  pada  Siswa  SMP  Negeri  Kelas  V  SD
                  Jombang”.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  berdasarkan  hasil
                  analisis  data  melalui  observasi,  wawancara,  dan  tes,  disimpulkan
                  bahwa  ada  perbedaan  yang  sangat  signifikan  pada  hasil  belajar

                  pencapaian kelas ilmu sosial yang diajarkan dengan menggunakan
                  model  pembelajaran  Cooperative  Learning  tipe  Numbered  Head
                  Together  (NHT)  dan  Student  Teams  Achievent  Division  (STAD)
                  bahwa  tcout  itu  2.763,  lebih  tinggi  dari  koefisien  dari  table  1.998
                  pada 5% ditingkat signifikan (a) pada nilai (df)= (33-1) (33-1) adalah
                  64. Itu tersirat bahwa tcount > ttable di mana 2.763 > 1.998, oleh
                  karena,  hipotesis  nol  (H 0)  ditolak  dan  hipotesis  alternative  (Ha)
                  diterima.
                        Terdapat  persamaan  dan  perbedaan  terkait  penelitian  yang
                  dilakukan oleh Munaworoh dengan penelitian yang dilakukan oleh
                  penulis. Perbedaan yang mendasar pada penelitian ini lebih kepada
                  jenis  penelitian  yang  dilakukan.  Penelitian  ini  hanya  bersifat
                  deskriptif  kualitatif  yakni  untuk  mengetahui  implemantasi
                  Cooperative  Leraning  di  sekolah,  khusus  pada  pengajaran  bahasa.
                  Selain itu, penelitian sebelumnya lebih pada penelitian yang bersifat
                  eksperimen  dengan  mengujicobakan  dua  model  pembelajaran.
                  Adapun  persamaan  dari  penelitian  ini  dengan  penelitian
                  Munaworoh, yakni sama-sama mengkaji Cooperative Learning.
                  Berdasarkan uraian dan permasalahan tersebut, yang menjadi fokus
                  dalam  penelitian  ini  untuk  mengetahui  sejauh  mana  implementasi
                  Cooperative  Learning  dalam  pembelajaran  bahasa  Indonesia  pada
                  siswa SIT Al- Bina  Kab. Luwu Timur Sulawesi Selatan.
   238   239   240   241   242   243   244   245   246   247   248