Page 252 - Cooperative Learning
P. 252

242                                                               BAB 5


                     Selanjutanya  wawancara  yang  berkaiatan  dengan  kendala
               yang  dialami  dalam  menerapkan  Cooperative  Learning.  Selain
               kendala,  penulis  juga  menanyakan  cara  mengatasi  permasalahan
               jika  menemukan  kendala  dalam  pembelajaran  di  kelas.  Berikut
               Kutipan hasil wawancara.
               Data Wawancara 4
               P      :  Apa  kendala  yang  Bapak  alami  saat  menerapkan  model
               pembelajaran di kelas?
               R      :  Semua  model  tidak  ada  yang  sempurna,  pasti  ada
               kekurangan  dan  kelebihannya.  Kendala  yang  sering  saya  temui,
               khusus  pada  kelompok-kelompok  belajar  siswa,  jika  tidak  serta
               merta diawasi dengan baik, terkadang hanya satu atau dua orang
               saja  yang  kerja  tugas  kelompoknya.  Siswa  juga  kurang  motivasi
               temannya kerja tugas. Estimasi waktu juga biasanya belum cukupi
               menyelesaikan satu pokok bahasan.
               Data Wawancara 5
               P      :  Bagaimana  cara  Bapak  mengantisipasi  siswa  yang  kurang
               aktif  (kurang  berinteraksi)  dalam  mengikuti  pembelajaran  secara
               berkelompok?
               R      : Mengelompokkan siswa yang aktif dengan kurang aktif, kasi
               tugas  tambahan,  dan  yang  saya  banyak  kasi  motivasi  agar  dapat

               berubah dan hasil belajarnya bisa meningkat.

                     Data  hasil  wawancara  di  atas  mengemukakan  argumen
               responden  mengenai  kendala  yang  terkadang  dialami  saat
               menerapakan  model  pembelajaran,  bahwa  setiap  model  ataupun
               metode  pembelajaran,  tentunya  tidak  ada  yang  sempurna,  pasti
               memiliki  kekurangan  dan  kelebihan.  Selama  menerapkan  model
               pembelajaran  yakni  pada  kelompok-kelompok  belajar  siswa,  jika
               tidak serta merta diawasi dengan baik, terkadang hanya satu atau
               dua orang saja yang mengerjakan tugas kelompok tersebut. Selain
               itu,  estimasi  waktu  yang  digunakan  dalam pembelajaran,  biasanya
               masih belum mencukupi untuk menyelesaikan satu pokok bahasan.
               Adapun  langkah  dalam  mengatasi  siswa  yang  kurang  aktif  dapat
               dilakukan  dengan  mengelompokkan  siswa  yang  aktif  dengan
               kurang  aktif,  memberikan  tugas  tambahan,  dan  yang  terpenting
   247   248   249   250   251   252   253   254   255   256   257