Page 250 - Cooperative Learning
P. 250
240 BAB 5
A. Hasil Penelitian
Berdasarkan hasil wawancara dengan responden yakni dalam
hal ini adalah guru mata pelajaran bahasa Indonesia di SIT Al- Bina
Kab. Luwu Timur yang bernama Bapak Khairul Anwar, S.Pd.,
beberapa hal yang mendasar mengenai hasil wawancara tersebut.
Berikut rangkuman hasil wawancara dengan guru mengenai
penerapan Cooperative Learning dalam pembelajaran bahasa
Indonesia pada siswa SIT Al- Bina Kab. Luwu Timur.
Data Wawancara 1
P : Ketika melakukan PBM, apakah Bapak menerapkan
Cooperative Learning? Jika menggunakan, model pembelajaran apa
yang sering diterapkan?
R : Tidak selamanya Pa, saya terapkan dalam pembelajaran,
tergantung pada materinya. Contohnya, materi biografi, saya
gunakan media gambar, perlihatkan gambar-gambar idola atau
gambar-gambar orang sukses, dari gambar itu setiap siswa saya
kasi tugas membuat biografi dan memberikan ulasan mengenai hal
yang bisa diteladani dari tokoh tersebut.
Pada kooperatif, saya kadang menggunakan metode karya wisata
pada materi menulis karangan deskripsi dan menulis puisi. Siswa
saya kelompokkan secara heterogen, setelah itu saya ajak
mengunjungi salah satu tempat (biasanya saya ajak ke taman) untuk
melihat-lihat objek-objek untuk bahan menulis karangan deskripsi
dan menulis puisi.
Data Wawancara 2
P : Apakah setiap materi yang Bapak ajarkan menggunakan
Cooperative Learning?
R : Pemilihan model dan media harus saya sesuaikan. Karena
tidak semua materi harus menggunakan model pembelajaran. Jika
kurang memungkinkan dalam hal persiapan perangkat saya
biasanya berceramah saja kemudian saya kasi tugas.
Berdasarkan data hasil wawancara pertama dan kedua
menunjukkan bahwa pada dasarnya guru mata pelajaran bahasa
Indonesia di SIT Al- Bina Kab. Luwu Timur sudah cenderung

